Meski Tamatan SD, Darmin Mampu Hasilkan Varietas Unggul
Teknologi
Seiring perkembangan teknologi, saat ini melalui rekayasa DNA tanaman juga dapat dilakukan penyilangan varietas tanaman untuk mendapatkan hasil terbaik.
Pertanyaannya, apakah peran dari pemuliaan tanaman akan tergantikan?
Managing Director PT East West Seed Indonesia (Ewindo), Glenn Pardede mengatakan teknologi yang berkembang saat ini semakin memudahkan untuk pemuliaan tanaman, namun tetap tidak dapat menggantikan peran manusia.
Menurut Glenn teknologi itu hanya alat, sedangkan kreativitas dan seni untuk memproduksi varietas tanaman tetap di tangan manusia, tidak akan tergantikan.
Glenn menegaskan secanggih apa pun teknologi yang berkembang saat ini profesi ini tidak akan pernah tergantikan.
Glenn bahkan mengatakan para ahli di bidang ini,
saat ini bahkan banyak dicari bahkan rawan untuk dibajak perusahaan atau bahkan ada yang bersolo karir.
“Apalagi kalau sudah berpengalaman untuk memproduksi varietas-varietas unggul,” katanya.
Terkait pentingnya peran pemulia tanaman, belum lama ini Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia (PERIPI), IPB University dan perusahaan benih sayuran tropis hibrida PT Ewindo memberikan penghargaan kepada enam pemulia tanaman atau breeder terbaik Indonesia.
Prof Dr. Muhamad Syukur mewakili PERIPI berharap peran pemerintah lebih ditingkatkan lagi terutama dalam meningkatkan aktivitas budaya dan meningkatkan produksi.
Salah satu breeder yang mendapat penghargaan adalah Darmin yang juga disejajarkan dengan peraih penghargaan lainnya yakni Yudhistira Nugraha SP MS, Prof Dr. Suwarto MS, Sumanah, Ir. Rebin dan Ir. Fatkhu Rohman MS.
M. Syukur mengatakan peran breeder ini sangat penting ke depannya mengingat pada 2025 populasi Indonesia diperkirakan mencapai 270 juta jiwa.
Tantangan untuk memenuhi kebutuhan pangan cukup berat seiring turunnya produktivitas lahan, tingginya laju konversi lahan pertanian ke non-pertanian sekitar 50 ribu ha per tahun, perubahan iklim serta degradasi kualitas sumber daya alam akibat dari proses pembangunan yang tidak ramah lingkungan.
Ketersediaan benih unggul adalah salah satu solusi penyediaan pangan masa depan. Benih unggul adalah salah satu sarana produksi yang memegang peran penting dalam peningkatan produksi, mutu dan standar kualitas produk tanaman pangan dan hortikultura.
Agaknya, benih menjadi salah satu komponen kunci dalam pencapaian perwujudan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045.
Karenanya, penemuan varietas unggul baru, pengembangan kualitas benih, penyebaran maupun pengawasan dan pengendaliannya merupakan kerangka dasar untuk membangun kedaulatan benih di Indonesia. [Ant]