KPU Sikka Selesaikan Perhitungan Suara 19 Kecamatan

Editor: Satmoko Budi Santoso

ENDE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Sikka baru menyelesaikan perhitungan dan rekapitulasi suara 19 kecamatan dan masih menyisahkan dua kecamatan lagi. Setelah dua kecamatan selesai baru dilakukan pembagian kursi untuk DPRD kabupaten Sikka.

“Kami baru melakukan perhitungan suara DPR, DPRD NTT, DPRD Sikka serta DPD dan presiden untuk 19 kecamatan,” sebut juru bicara KPU Sikka, Herimanto, Minggu (5/6/2019).

Juru Bicara KPU kabupaten Sikka Herimanto. Foto: Ebed de Rosary

Dikatakan Herimanto, perhitungan suara dan rekapitulasi untuk kecamatan Hewokloang di Dapil Sikka 2 dan Alok Timur dari Dapil 1 belum selesai.

Rekap suara akan dilanjutkan Senin (6/5/2019) disusul dengan pembagian kursi untuk DPRD kabupaten Sikka.

“Perhitungan untuk dua kecamatan di dua Dapil ini akan kami laksanakan besok, Senin (6/5/2019). Dengan begitu kami berharap hari Selasa (7/5/2019) perhitungan dan rekap suara DPR, DPRD provinsi NTT, DPRD Sikka, presiden dan DPD sudah bisa selesai sehingga dilanjutkan dengan pembagian kursi DPRD Sikka,” tegasnya.

Untuk Dapil Sikka 4, kata salah seroang saksi partai Nasdem Yani Making, PDIP dipastikan bisa meraih 2 kursi DPRD Sikka dari 10 kursi yang diperebutkan. PDIP mendulang suara terbanyak sebesar 6.706 suara.

Mantan wakil ketua DPRD Sikka Donatus David berhak meraih kursi pertama dengan total suara sebanyak 1.942 suara.

“Kursi ketujuh juga menjadi milik PDIP karena dengan pembagian sistem Sainte Lague maka sisa suara PDIP sebanyak 2.235 melebihi partai Perindo yang mengumpulkan 2.230 suara. Kursi ketujuh jatuh pada caleg Benediktus Lukas radja yang meraih 1.777 suara,” ujarnya.

Kursi kedua untuk DPRD Sikka, terangnya, menjadi milik partai Nasdem dengan jumlah suara 5.574 suara. Fransiskus Bari mantan kepala desa Liakutu berhasil duduk di DPRD Sikka karena mengantongi suara sebanyak 1.873 suara.

“Untuk kursi keempat menjadi milik partai Gerindara dengan total suara 4.367 suara. Gerindra menempatkan mantan wakil ketua DPRD Sikka Merison Botu sebagai caleg yang berhak atas kursi ini setelah mendulang suara 1.866,” tuturnya.

Kursi kelima tambah Yani, jatuh pada partai Golkar dengan jumlah suara 4.193 dan anggota DPRD Sikka Antonius Hendrikus Rebu kembali merebut kursi ini setelah meraup 1.889 suara. Kursi keenam milik PKB dengan 3.624 suara dan Petrsu Woda yang sebelumnya pernah duduk di DPRD Sikka kembali terpilih.

“Partai Perindo berhak atas kursi keenam setelah meraih total suara sebanyak 3.174 dan Veronika Jata dengan jumlah suara 833. Sementara kursi kedelapan jatuh pada partai Hanura setelah meraup 2.230 suara dan Antonius Jata dengan jumlah suara 650, meraih kursi terakhir ini,” terangnya.

Sementara untuk Dapil Sikka 3, kursi pertama diraih PKB dengan total suara 5.518 suara dan menjadi milik caleg Yohanes Raga Imung yang meraiup 1.079 suara. Kursi kedua diraih Demokrat dengan total suara 5.358. Kursi ini jatuh pada Maria C.A. Lomi dengan total suara 1.264.

“Kursi ketiga dari 10 kursi tersebut diraih PDIP dengan total suara 4.805 dan petahana Stef Suamandi meraih suara terbayak berjumlah 1.217. Kursi keempat milik Perindo dengan 4.423 suara dan menempatkan Bernadus Kardiman menjadi anggota DPRD dengan suara 1.081,” ujarnya.

Kursi kelima, papar Yani, jatuh pada Hanura dengan total suara 4.032 dan Wens Wege berhak lolos dengan raihan 1.038. Kursi keenam milik Nasdem dengan total suara 3.939 dan menempatkan petahana Alex Agato kembali terpilih kedua kalinya.

“Kursi ketujuh diraih Golkar dan caleg petahana Fransiskus Parera berhak lolos dengan suara 1.733 disusul kursi kedelapan diraih Gerindra dengan total 3.321 suara. Mantan wakil ketua DPRD Sikka berhak atas kursi ini setelah mendulang 1.127 suara,” jelasnya.

Anggota DPRD Sikka, Afridus Aeng, kembali terpilih setelah partainya meraup 2.043 suara. Afridus meraih kursi kesembilan setelah mengumpukan 757 suara.

Kursi terakhir jatuh pada PAN dengan 1.880 suara dan menempatkan anggota DPRD Sikka Philip Fransiskus kembali terpilih.

Lihat juga...