Prabowo Siapkan Pemerintahan dengan Kabinet yang Bersih dari Korupsi
Editor: Mahadeva
PURWOKERTO – Calon Presiden Prabowo Subianto siap membentuk pemerintahan yang bersih dan tidak korup, termasuk di jajaran kabinet, jika dipercaya mendapatkan mandat memimpin negeri ini.
ʺSetiap calon menteri akan kita tanya, apakah ia bersedia bekerja untuk rakyat, tidak mengambil keuntungan untuk memperkaya diri sendiri maupun golongannya. Saya hanya akan mengangkat menteri yang berani bersumpah akan bekerja dan mengabdikan diri untuk kepentingan rakyat,ʺ tegas Prabowo, Senin (1/4/2019), dihadapkan masa pendukungnya di GOR Satria Purwokerto.
Di hadapan para pendukung, Prabowo menegaskan, Indonesia merupakan negara terkaya ke-tujuh di dunia. Hal tersebut dapat dilihat dari kekayaan sumber daya alamnya. Namun, kekayaan tersebut lari keluar negeri, sehingga nasib rakyat tetap miskin.
ʺSekarang ini rakyat sulit mencari lapangan pekerjaan dan bagi yang sudah bekerja, apakah gajinya cukup untuk hidup? Semua itu karena para elit pemimpin kita tidak memikirkan nasib rakyat dengan sungguh-sungguh,ʺ tegasnya.
Khusus untuk Banyumas, Prabowo menyatakan rasa bangganya sebagi putra Banyumas. Sebab Banyumas sudah melahirkan pejuang-pejuang besar, seperti Panglima Besar Jenderal Soedirman, Soeparjo Rustam dan tokoh-tokoh besar lainnya. ʺSaya bangga jadi putra Banyumas, kepriwe kabare,ʺ kata Prabowo menirukan logat bahasa banyumasan.
Pada akhir pidatonya, Prabowo meminta pendukung untuk turun dan mengajak kerabat serta tetangga, guna mewujudkan perubahan di negeri ini. Pada 17 April nanti, semua kedudukan rakyat sama, tidak ada kaya-miskin, tidak ada jenderal ataupun petani, tidak ada majikan-buruh, semua sama, hanya memiliki hak satu suara.
ʺPrabowo-Sandi bersama koalisi Indonesia Adil Makmur, berjanji akan mensejahterakan rakyat, akan menghentikan kebocoran kekayaan negara dan memanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat,ʺ pungkasnya.
Di tengah orasi, Prabowo sempat mendapatkan hadiah topi dari salah satu pendukung. Topi yang terbuat dari anyaman daun kelapa tersebut, langsung dipakainya tanpa canggung. Mantan Komandan Jenderal Kopasus tersebut terlihat santai, beberapa kali ia tampak menari di atas panggung.
Kampanye di Purwokerto ini dihadiri sejumlah tokoh, seperti putri Presiden Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, mantan Gubernur Jateng, Bibit Waluyo. Mantan Wakil Gubernur Jateng, Rustriningsih. Kemudian ada Gus Najih Maimun Zubair, yang merupakan putra dari Mbah Moen, Ketua DPW PAN Jateng, Wahyu Kristianto.