Dapat Bantuan Yayasan Dharmais, Beban Panti Asuhan Berkurang

Editor: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Adanya bantuan Yayasan Dharmais membawa kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak penyandang disabilitas di Kecamatan Panggang, Gunung Kidul.

Ratusan siswa dari 7 Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kecamatan Panggang mendapatkan bantuan kebutuhan makan dan fasilitas kesehatan dari yayasan yang didirikan Presiden Kedua RI, HM Soeharto.

Dari sekian banyak SLB yang mendapat bantuan Yayasan Dharmais, adalah SLB Sekar Handayani yang berada di bawah naungan Yayasan Panti Asuhan Sekar Handayani di Desa Girisekar, Panggang, Gunung Kidul.

Sebanyak 25 siswa SLB yang tinggal di asrama seluruhnya mendapatkan bantuan dari Yayasan Dharmais.

Ketua Yayasan Sekar Handayani, Sugiman, mengaku bersyukur dengan adanya bantuan Yayasan Dharmais itu.

Ia pun juga mengaku memohon doa restu, dorongan dan dukungan Titiek Soeharto untuk dapat menjalankan proses pendidikan di SLB Sekar Handayani di Kecamatan Panggang Gunung Kidul.

Suasana acara Silaturahmi dan Temu Kangen sekaligus Penyerahan Bantuan Yayasan Dharmais bersama Titiek Soeharto – Foto: Jatmika H Kusmargana

“Terima kasih bantuan yang kita ajukan ke Yayasan Dharmais sejak tahun 2013 lalu akhirnya dapat direalisasikan pada tahun 2019 ini,” katanya dalam acara Silaturahmi dan Temu Kangen sekaligus Penyerahan Bantuan Yayasan Dharmais bersama Titiek Soeharto di sekolah setempat, Senin (25/2/2019).

Sugiman menyebut, adanya bantuan Yayasan Dharmais itu, membuat beban Yayasan Panti Asuhan Sekar Handayani menjadi berkurang. Sebab, selama ini, pihaknya harus pontang-panting untuk membiayai kebutuhan anak-anak SLB dengan mencari donatur ke berbagai pihak.

“Selama ini kami harus cari donatur sampai ke mana-mana. Syukur saat ini sudah ada bantuan dari Yayasan Dharmais sehingga bisa mengurangi beban kami,” ungkapnya.

Ketua Yayasan Sekar Handayani, Sugiman – Foto: Jatmika H Kusmargana

SLB Sekar Handayani sendiri, sebenarnya memiliki sebanyak 60 siswa. Namun, hanya sebanyak 25 siswa SLB saja yang dapat ditampung ke asrama atau panti asuhan Sekar Handayani karena keterbatasan dana. Sementara siswa lainnya masih tinggal di rumah masing-masing dan diurus orang tua mereka.

Sementara itu, salah seorang guru SLB Sekar Handayani, Wisnu, menyebut, sekolahnya masih membutuhkan bantuan lain seperti alat peraga yang masih minim. Pasalnya di SLB ini memiliki sejumlah anak berkebutuhan khusus yang bermacam-macam. Hal itu juga membutuhkan alat peraga yang bermacam-macam pula.

“Selain itu kita juga masih butuh peningkatan kompetensi guru. Misalnya melalui diklat. Selain itu juga sarana prasarana lain untuk asrama seperti tempat tidur dan sebagainya. Karena sudah banyak sarana yang rusak,” katanya.

Hadir bersama Ketua Yayasan Dharmais Indra Karta Sasmita dan Ketua Yayasan Supersemar Arissetyanto Nugroho, Ketua Dewan Pembina Yayasan Dharmais Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menegaskan, akan berupaya membantu memenuhi kebutuhan panti asuhan Sekar Handayani.

Pasalnya Yayasan Dharmais yang didirikan Pak Harto, memang bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan di masyarakat.

“Tadi saya sudah keliling lihat ruangan-ruangan panti, mungkin ke depan akan kita bantu lagi fasilitas lainnya. Semua penghuni juga akan kita bantu semua. Insyaallah. Kalau ada yang mau ikut pelatihan-pelatihan monggo akan kita fasilitasi. Karena sesuai pesan Pak Harto, mudah-mudahan yayasan ini akan tetap selamanya ada. Untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan bermanfaat untuk semua,” katanya.

Lihat juga...