Pemprov Sulsel Deklarasi Keselamatan Transportasi

Ilustrasi -Dok: CDN
MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, memimpin Deklarasi Keselamatan Transportasi yang menjadi puncak acara pekan Keselamatan Nasional Keselamatan Transportasi Jalan 2018, di Makassar, Sabtu (24/11/2018).
“Deklarasi ini menjadi momentum untuk lebih mengevaluasi, bagaimana kesiapan pemerintah untuk menyiapkan sistem transportasi yang layak dan jalan yang layak,” kata Nurdin, usai deklarasi tersebut.
Deklarasi ini, kata dia, dilakukan untuk wujudkan sebuah kerja nyata dengan membangun sinergi, dan menghilangkan ego sektoral untuk membenahi masalah transportasi.
Gubernur mencontohkan, bagaimana kompleksnya masalah keselamatan transportasi di Makassar. Menurut gubernur, perlu dilakukan pembenahan lingkungan fisik, misalnya dengan menghadirkan pedestrian yang layak untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki.
“Pedesterian jadi problem, akses pejalan kaki minim,” kata Nurdin.
Untuk mengatasi masalah ini, kata dia, bersama Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto, pembangunan dan pemebenahan pedesterian akan menjadi fokus utama untuk pembangunan infstruktur tahun depan.
“Tahun 2019 kita fokus pada pedesterian, sehingga nantinya, orang ke kantor dengan jarak 1-2 kilometer itu ramai-ramai berjalan kaki saja,” harapnya.
Pihaknya berharap, deklarasi keselamatan jalan ini bisa diwujudkan dalam langkah nyata, agar bisa meminimalkan kecelakaan di jalan.
Pada kesempatan ini, Nurdin juga mendapat penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRI) sebagai Pemrakarsa Bidang Keselamatan Transportasi Darat, Udara dan Laut.
Hadir pada deklarasi ini Kepala Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ) Kemenhub, Bambang Prihartono, Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, Direktur dari Kementerian Perhubungan RI, Ketua DPRD Sulsel dan anggota DPRD, serta bupati dan wali kota se-Sulsel, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel, dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten dan Kota se-Sulsel. (Ant)
Lihat juga...