Pembangunan JPM, Anies Minta tak Ada Ego Sektoral

Editor: Koko Triarko

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan - Foto: Dok. CDN
JAKARTA – Pembangunan jembatan penyeberangan multiguna (JPM) atau skybridge Tanah Abang, dipastikan selesai pada 23 November mendatang. 
“Dari kontraktor kemarin, dipastikan tanggal 23 selesai semuanya. Jadi kita lihat nanti, itu laporan tadi malam,” kata Gubernur DKI, Anies Baswedan, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (14/11/2018).
Saat ini, kata Anies, proses pembangunan hanya tinggal tahap finishing, misalnya penanaman tanaman rambat di skybridge. Dia mengakui, proses pembangunan skybridge masih sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Tinggal finishing saja, terutama di halte non-TJ, tanaman rambat dan tambahan pekerjaan kecil di kanan kiri lokasi konstruksi,” ujarnya.
Bahkan, saat ini ada penambahan 30 pekerja, dan proses pembangunan juga dilakukan selama 24 jam nonstop.
Selain itu, Anies menegaskan tidak ada masalah dengan pihak PT KAI terkait pembangunan Skybridge Tanah Abang.
“Hal-hal yang memang masih dibicarakan, biar dibicarakan antarpihak. Tidak dibicarakan lewat komunikasi publik. Memang masih ada yang dibicarakan. Ya sama saja, dalam banyak urusan selalu ada agenda yang belum selesai. Tapi itu biar jadi bagian dalam proses normalnya,” jelasnya.
Dari pihak PT KAI mengklaim ada aset mereka di Jalan Jatibaru, yang menjadi kawasan pembangunan skybridge itu. Mendengar hal itu, Anies meminta agar tidak ada ego sektoral antar-institusi, terkait pembuatan skybridge, sebab seluruh fasilitas umum adalah milik NKRI.
“Ya, seluruhnya adalah milik Republik Indonesia, yang digunakan untuk warga Indonesia. Kita tidak tanya kan yang naik (kereta) itu KTP-nya DKI atau KTP Banten, kan tidak. Kita ini melayani seluruh warga Indonesia. Berhentilah berpikir seakankita ini bukan institusi negara,” pungkasnya.
Anies menyatakan, pembangunan jembatan itu bukan hanya untuk warga Jakarta, tapi seluruh Indonesia.
“Kita atur ini (skybridge) untuk seluruh rakyat yang menggunakan. Apa pun pencatatannya seluruhnya milik Indonesia. Saya harap, semua berpikir perspektif Indonesia,” katanya.
Anies mengatakan, pembangunan skybridge sudah mencapai 96 persen. Dia menargetkan, proyek tersebut selesai pada akhir November.
“Ada catatan soal skybridge dari Yoory. Jadi per kemarin, secara prosentase sudah 95-96 persen. Tinggal finishing, kemudian terutama halte non-TJ, tanaman rambat,” tutupnya.
Lihat juga...