Hanya 4,9 Persen CPNS Singkawang Lolos SKD
PONTIANAK – Dari 1.244 seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Singkawang yang mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), hanya 61 orang atau 4,9 persen, yang dinyatakan lolos. Tes SKD dilaksanakan tiga hari, mulai 15 November 2018 di SMK Negeri 2 Singkawang.
“Yang dinyatakan lolos SKD hanya 61 orang,” kata Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Singkawang, Juandi, Senin (19/11/2018).
Peserta yang lolos SKD tersebut, untuk selanjutnya akan mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Jadwal tes SKB masih menunggu informasi dari panitia pusat. Namun, peserta yang tersertifikasi dan dinyatakan lulus tes SKD, yang bersangkutan tidak perlu lagi mengikuti tes SKB.
Memperhitungkan kuota, jumlah peserta yang lolos SKD masih kurang cukup banyak. Tahun ini kuota Kota Singkawang sebanyak 125 orang. Dengan kondisi tersebut, Pemkot Singkawang akan meminta solusi ke Pemerintah Pusat. “Kita akan usulkan ke pemerintah pusat untuk dapat memberikan solusinya. Karena yang menetapkan passing grade dari pusat. Nyatanya banyak peserta yang tidak lolos,” tandas Juandi.
Secara umum, banyak peserta yang melewati total nilai passing grade. Namun, jika dilihat per item materi tes, seperti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP), cukup banyak peserta yang tidak lolos. “Untuk standar TWK, nilainya 75, TIU 80 dan TKP 143, sehingga total nilai 298,” jelasnya.
Mengenai penyebab banyaknya peserta yang tidak lolos, Juandi mengaku belum dapat memastikan. “Selesai tes pada Sabtu (17/11/2018) sore, sehingga kita belum melakukan perekapan. Kita belum bisa memastikan nilai apa yang banyak jatuh dari peserta,” pungkasnya. (Ant)