Era Ekraf, Kebudayaan Harus Bisa Datangkan Penghasilan
Editor: Koko Triarko
LARANTUKA – Hampir seluruh ritual di Flores dilakukan dengan lagu, dan budaya ini masih tetap dipertahankan, dan menjadi kewajiban generasi muda untuk mewariskannya.
“Banyak alat musik dan rekaman lagu-lagu tradisional asli Flores yang kini berada di museum Tropen di negeri Belanda, dan alat-alat musik dan lagu-lagu ini tidak ada lagi di Flores,” ungkap Ivan Nestroman, seniman tradisonal asal Flores,Minggu (7/10/2018).
Dikatakan Ivan,untuk menghidupkan budaya dan tradisi ini, salah satu caranya lewat festival seni budaya dan anak-anak muda sebagai garda terdepan untuk memperjuangkan kebudayaan, agar tidak tergerus oleh globalisasi.
“Kita tergerus oleh modernitas, dan saat ini anak-anak muda lebih suka menyanyi lagu dalam bahasa Inggris dan malu menyanyi dalam bahasa Flores. Ini sebuah tantangan,” sebutnya.
