BPBD Lamandau Imbau Masyarakat Waspadai Banjir

Ilustrasi - Dok: CDN

NANGA BULIK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, mewaspadai cuaca ekstrem, dan meningkatnya curah.

Cuaca tersebut harus diwaspadai hingga beberapa hari ke depan, karena dikhawatirkan akan menyebabkan sungai meluap dan banjir. “Curah hujan yang tinggi dikhawatirkan menyebabkan debit sungai Lamandau terus meningkat. Saat ini ketinggian air mencapai 510 sentimeter. Ada peningkatan debit air setinggi 70 sentimeter,” kata Kepala BPBD Lamandau, Triyan Deron, Minggu (14/10/2018).

Menurut Triyan, berdasarkan pantauan BPBD Lamandau di stasiun Dermaga Batu Bisa Nanga Bulik, hingga Minggu (14/10/2018) sore, ketinggian air Sungai Lamandau mengalami peningkatan 70 sentimeter, dari kondisi normal 440 sentimeter.

Saat ini beberapa desa yang dikategorikan rawan bencana banjir, sejauh ini masih terbilang aman. “Namun masyarakat diminta tetap selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya luapan sungai yang bisa merendam permukiman,” katanya.

Menyikapi potensi cuaca ekstrem, berupa hujan deras disertai petir dan angin kencang, masyarakat diminta lebih waspada. Jika ada pohon tinggi rawan tumbang di sekitar pekarangan rumah, warga diminta melaporkan ke BPBD agar bisa dibantu menebang pohon tersebut.

Triyan menyebut, berdasar prediksi BMKG, potensi hujan dengan intensitas tinggi masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan. Bahkan hujan berpotensi disertai angin kencang dan petir. Mengantisipasi cuaca buruk tersebut, disarankan, warga tidak berteduh di bawah pohon, saat terjadi hujan deras disertai petir dan angin kencang melanda. (Ant)

Lihat juga...