Desa Mandiri Lestari Sukses Turunkan Kemiskinan di Madura, Wanareja

Editor: Mahadeva WS

CILACAP – Keberdaan program Desa Mandiri Lestari sejak setahun terakhir, mampu mengurangi angka kemiskinan di Desa Madura, Wanareja, Cilacap Jawa Tengah, yang merupakan desa binaan Yayasan Damandiri.

Melalui berbagai program yang dijalankan, seperti bedah rumah, pendirian warung Damandiri, hingga pemberian pinjaman modal usaha kredit Tabur Puja, kondisi ekonomi warga Desa Madura yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat tersebut, perlahan mulai terangkat.

Kepala Desa Madura Andi Hermawan, (kanan) – Foto: Jatmika H Kusmargana

“Angka kemiskinan di desa Madura tercatat semakin berkurang. Dulu warga miskin yang menerima bantuan pemerintah mencapai 1200 KK (Kepala Keluarga). Sampai dengan akhir 2017, jumlahnya berkurang menjadi hanya sekitar 800 KK saja. Saat ini, jumlah tersebut juga semakin berkurang melihat validasi data terbaru kemarin,” ungkap Kepala Desa Madura, Andi Hermawan.

Andi mengatakan, berbagai program yang dijalankan Yayasan Damandiri melalui program Desa Mandiri Lestari, secara efektif membantu masyarakat Desa Madura di bidang ekonomi. Program yang dijalankan, mampu memberikan dampak secara nyata bagi masyarakat.

“Koperasi Tabur Puja secara nyata ikut membantu pedagang-pedagang kecil, dengan bantuan modal usaha senilai Rp2 juta. Begitu juga dengan program bedah rumah yang secara nyata membantu warga miskin yang membutuhkan, hingga mereka memiliki rumah layak huni, sekaligus usaha warung,” tuturnya.

Terdiri dari tujuh dusun, Desa Madura memiliki 13.700 penduduk, yang terdiri dari sekitar 3.383 KK. Mayoritas diantara merupakan berprofesi sebagai petani, berbagai komoditas pertanian seperti padi (khusus saat musim hujan), pepaya California, belimbing madu, serta jambu cristal.

Selain itu sebagian warga juga bekerja sebagai pedagang, perajin hingga buruh harian. “Kita yakni ke depan angka kemiskinan di desa Madura ini akan semakin berkurang. Apalagi saat ini Yayasan Damandiri bekerjasama dengan Taman Buah Mekarsari tengah mengembangkan potensi usaha pertanian seperti budidaya melon dan buah unggul lain disini,” katanya.

Dengan pemberdayaan melalui sektor pertanian, Andi yakin para petani di desanya akan mampu meningkatkan pendapatan, sehingga otomatis taraf hidup mereka pun juga akan ikut meningkat. “Keberadaan Koperasi Tabur Puja akan dapat membantu petani mendapatkan akses permodalan. Sehingga potensi pertanian yang belum tergarap di Madura bisa dioptimalkan untuk kesejahteraan seluruh warga,” pungkasnya.

Lihat juga...