Menikmati Buah Beracun Ackee di Taman Buah Mekarsari

Editor: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Dalam deretan koleksi buah unik Taman Buah Mekarsari, ada buah merah yang cukup menarik. Buah Ackee namanya. Kenapa menarik? Karena sudah beberapa kasus keracunan yang menyebutkan buah ini sebagai penyebabnya.

Buah Ackee memang dikenal sebagai salah satu buah yang beracun. Tapi di daerah asalnya, yaitu Afrika Barat, buah Ackee termasuk salah satu tanaman favorit yang sering diolah menjadi makanan.

Manager R&D Taman Buah Mekarsari, Dr. Azis Natawijaya, M.Si menjelaskan, bahwa Ackee ini masih serumpun dengan Lengkeng dan Leci.

Pohon Ackee yang ada di Taman Buah Mekarsari – Foto Ranny Supusepa

“Nama latinnya Blighia sapida. Pohonnya mampu tumbuh tinggi hingga 12-13 meter dan buahnya berwarna kuning hingga merah terang,” kata Azis, Rabu (17/9).

Azis memaparkan bahwa pohon Ackee bisa berbuah 2 kali dalam setahun, bulan Januari – Maret dan Juni-Agustus.

“Ketika matang, buah Ackee akan membelah terbuka. Sehingga kita bisa melihat 3 biji hitam mengkilat di dalamnya. Biji ini dikelilingi oleh daging buah yang berwarna kekuningan, berminyak dan tebal,” ucap Azis lebih lanjut.

Menurut penelitian, buah Ackee ini mengandung asam lemak, vitamin A, zinc dan protein.

“Buah ini disebut beracun karena mengandung hypoglycin A dan hypoglycin B. Efek dari kedua zat ini adalah menurunkan gula darah. Jadi kalau terjadi penurunan gula darah secara signifikan dalam rentang waktu 2-6 jam, akan muncul gejala mual, muntah dan rasa sakit di ulu hati,” kata Azis.

Kondisi mual muntah ini, menurut Azis, juga bisa disertai dengan gejala gangguan pernapasan, jantung berdebar, sakit kepala, lemas serta menurunnya sensasi sensorik tubuh hingga keringat yang keluar secara berlebihan.

“Jika dalam waktu sekitar 18 jam tidak diberikan pengobatan, maka akan ada kemungkinan muncul kejang, koma hingga kematian,” ucapnya.

Untuk menghindari racun yang ada di buah Ackee, Azis menyebutkan, harus ada proses perebusan terlebih dahulu.

“Kalau mau dimakan mentah, bisa saja. Hanya jangan sampai terkena bijinya,” pungkasnya.

Lihat juga...