Gas 3 Kg Langka, Nelayan di Lampung Beralih ke Gas Nonsubsidi
Editor: Koko Triarko
LAMPUNG – Meski telah dilakukan operasi pasar (OP) gas elpiji bersubsidi ukuran 3 Kilogram di wilayah Lampung Selatan, harga gas elpiji masih bertahan mahal di angka Rp30.000. Selain itu juga masih langka ditemukan, sehingga sejumlah nelayan terpaksa menggunakan gas nonsubsidi yang harganya jauh lebih maha
Safri (38), nelayan bagan congkel pencari teri, mengaku sengaja beralih ke gas elpiji nonsubsidi, karena mudah diperoleh. Ia membeli tabung tersebut di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Jalan Lintas Timur.
Tabung gas elpiji ukuran 5,5 kilogram yang dikenal dengan bright gas dibeli pertama kali seharga Rp330.000 berikut isi. Setelah itu, isi ulang tabung elpiji bright gas atau tabung pink tersebut dibeli dengan harga Rp75.000. Selama terjadi kelangkaan elpiji 3 Kg, ia dan sejumlah nelayan lain mengaku tidak pernah mengalami kelangkaan.
