Ibu-ibu di Sawahlunto Adu Cepat Jahit Merah Putih Sepanjang Enam Meter

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

SAWAHLUNTO — Berbagai kegiatan digelar dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun yang ke-73 Kemerdekaan Indonesia. Seperti lomba menjahit bendera sepanjang enam meter di kawasan Lapangan Segitiga, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

Lomba menjahit bendera Indonesia yang di inisiasi oleh BUMN Hadir untuk Negeri ini, diikuti oleh ibu-ibu tergabung dalam Pembinaan Kesejahteraan Keluarga tingkat kecamatan.

Salah seorang peserta, Susi mengatakan, suatu pengalaman yang berharga bisa mengikuti lomba tersebut. Apalagi digelar bertepatan di hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus.

“Ya ini pertama kali menjahit bendera Indonesia dengan ukuran mencapai 6 meter. Kalau menjahit pakaian sudah biasa, sudah pekerjaan sehari-hari di rumah. Tapi menjahit bendera sebesar ini, suatu pengalaman yang berharga,” kata warga kota yang berjulukan kota arang ini, Jumat (17/8/2018).

Ia menyebutkan sejauh ini tidak ada kendala berarti untuk menyatukan dua warna menjadi bendera Indonesia. Karena dalam satu kelompok ada 5, dimana masing-masing peserta memiliki tugas.

“Kami ada 5 orang. Tugasnya mulai dari menyatukan dengan rapi kedua warna merah dan putih itu, karena dilakukan manual. Lalu tugas lainnya menjahit dan merapikan rangkaian kedua warna,” jelasnya.

Sementara itu, Persatuan Istri Karyawan (Periska) PT. Bukit Asam (PTBA) Lindawati, selaku juri dalam lomba menjahit bendera Indonesia ini, mengatakan, 10 kelompok yang menjadi peserta lomba merupakan keterwakilan seluruh kelurahan yang ada di Sawahlunto.

Masing-masing kelompok memiliki 5 orang. Bendera yang dijahit sepanjang 6 meter dan lebar 150 cm. Cara menjahitnya dilakukan secara manual. Untuk itu, hal yang menjadi fokus penilaian ialah kerapian dan kebersihan jahitan.

“Untuk lomba menjahit ini waktu yang diberikan 60 menit. Bahan seperti kain berwarna merah putih, benang dan jarum jahit disediakan oleh penyelenggara,” jelasnya.

Susi salah satu peserta lomba menjahit bendera Indonesia/Foto: M. Noli Hendra

Ia menyebutkan alasan memilih lomba menjahit bendera Indonesia ini juga menanamkan rasa nasionalisme kepada masyarakat. Dengan kehatian-hatian menyatukan kain warna merah putih itu, salah satu bentuk rasa mencintai negara Indonesia.

Hasil lomba ini nantinya akan menghasilkan pemenang juara 1, 2, dan 3. Masing masing juara akan mendapatkan hadiah 5 tas wanita berukuran besar untuk juara 1. Lalu 5 tas berukuran sedang untuk juara 2, dan ada 5 tas kecil handuk snek bagi juara 3.

“Kalau hadiahnya memang tidak terlalu besar. Tapi yang diberikan dapat memotivasi peserta,” ujarnya.

Lihat juga...