DLH Sukabumi Minta Warga Kurangi Penggunaan Plastik
SUKABUMI – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat meminta, warga mengurangi penggunaan kantong plastik. Terutama penggunaan kantong plastik sebagai alat bungkus dalam aktivitas sehari-harinya.
“Imbauan ini tidak hanya sekedar lisan saja, tetapi kami bersama relawan dan aktivis turun langsung ke lapangan seperti pasar dan pedagang kaki lima untuk meminta mereka agar mengurangi penggunaan plastik sebagai alat bantu membungkus barang,” kata Kepala DLH Sukabumi, Abdul Kodir di Sukabumi, Minggu (19/8/2018).
Menurut Dia, pengurangan penggunaan kantong plastik sebagai media pembawa maupun pembungkus barang belanjaan, bisa merusak lingkungan. Kantong plastik sulit diurai. Sebagai gantinya, disarankan agar menggunakan kantong pakai ulang. Dan kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk membagikan kantong pakai ulang berbahan kain, kepada masyarakat dan pedagang.
Khusus, mendekati Idul Adha, DLH mengimbau agar daging hewan kurban yang dibagikan, juga tidak dibungkus menggunakan plastik, karena bisa membahayakan kesehatan. “Tetapi alangkah baiknya diganti dengan dan daun untuk membungkus daging,” tandasnya.
Aksi tersebut mendapat respon positif dari pengunjung dan pedagang. Mereka dengan sukarela menukarkan kantong plastik, dengan kantong pakai ulang yang ditawarkan pihak DLH. “Penggunaan plastik ini harus terus dikurangi, bahkan beberapa negara maju sudah jarang menggunakannya tetapi untuk alat bantu pembungkus warganya menggunakan bahan yang mudah diurai oleh tanah,” tambahnya.
Abdul mengatakan, kerusakan alam atau lingkungan salah satunya akibat dari sampah yang sulit diurai, salah satunya plastik. Sebab plastik menbutuhkan puluhan tahun untuk bisa diurai oleh tanah. (Ant)