MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, mengkoordinasikan pengendalian harga berbagai bahan kebutuhan pokok (bapok), agar tidak menyulitkan masyarakat, terutama saat menjelang hari-hari besar.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, R Sabrina, mengatakan, secara kelembagaan, pihaknya terus mengkoordinasikan masalah itu dengan seluruh instansi yang menjadi pemangku kepentingan di bidang ekonomi.
Demikian juga koordinasi dengan Satgas Pangan, yang dikendalikan pihak kepolisian untuk memantau dan menjaga kelancaran distribusi.
“Itu dikoordinasikan di Biro Perekonomian (Pemprov Sumut). Mereka tahu kapan harus bertindak,” kata Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumut, itu, Selasa (31/7/2018).
Namun, kata Sabrina, masalah utama yang menjadi perhatian Pemprov Sumut bukan hanya mengenai harga, tapi juga menjaga kestabilan pasokannya.
Upaya untuk menjaga ketersediaan bahan pokok tersebut bukan hanya dilakukan ketika menjelang hari besar, namun dilakukan sejak lama.
Ia mencontohkan, upaya untuk mengatur musim tanam bagi petani untuk mengendalikan masa panen, ketika mendekati musim kebutuhan tinggi.
Kalau ketersediaan bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat itu dapat dilakukan, kemungkinan besar harga bisa ditekan atau dikendalikan.
TPID Sumut juga mempertimbangkan faktor perdagangan antardaerah untuk memenuhi kebutuhan daerah yang tidak mampu menghasilkan produk pertanian. (Ant)