Pedagang Kuliner Bertahan di Tengah Tingginya Harga Daging Ayam
Editor: Koko Triarko
LAMPUNG – Masih tingginya harga daging ayam potong di sejumlah pasar tradisional dan pengecer, menyebabkan sejumlah pelaku usaha kuliner di Lampung Selatan, kesulitan mencari untung. Bahkan, sebagian terpaksa tutup.
Aisiyah (34), salah satu pelaku usaha usaha kuliner pecel lele dan pecel ayam ‘Tenda Lilis’ di Jalan Lintas Sumatera KM 70 Penengahan, Lampung Selatan, mengatakan, kenaikan harga ayam mencapai Rp20.000, dari harga semula dalam kondisi utuh seharga Rp30.000, kini menjadi Rp50.000 per ekor.
