Gorontalo Utara Potensial Produksi 50.000 Ton Ikan

Ilustrasi - Komoditas ikan laut -Dok: CDN

GORONTALO — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, optimistis jika daerah itu mampu memproduksi 50.000 ton ikan segar per tahun.

“Pemerintah daerah bisa meningkatkan potensi produksi ikan segar hingga mencapai 50.000 ton per tahun,” ujar Legislator Gorontalo Utara, Dedi Dunggio, di Gorontalo, Sabtu (28/7/2018).

Ia menyatakan, jika jangkauan zona ekonomi ekslusif (ZEE) di wilayah laut daerah itu mampu dikelola, maka potensi perikanan tangkap mencapai 50.000 ton per tahun, sangat potensial menjadi penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar di daerah itu.

Jika dihitung angka minimal saja kata politisi dari wilayah timur kabupaten itu, yaitu Kecamatan Gentuma, maka 50.000 ton per tahun bisa dihitung mencapai Rp400 miliar.

“Kita hitung harga terendah saja Rp8.000 per kilo gram dikalikan 50.000 ton, maka akan ada uang sebesar Rp400 miliar bisa berputar di daerah ini setiap tahun,” ujarnya.

Ke depan kata Dedi, pemerintahan daerah yang baru terpilih periode 2018-2023, diharapkan mampu fokus mengembangkan sektor perikanan tangkap yang memiliki potensi besar sebagai sumber pendapatan perekonomian paling produktif bagi masyarakat.

Ia pun berharap, penguatan infrastruktur, bantuan perikanan yang berkesinambungan dengan pendampingan teknologi tepat guna, serta kesiapan sumber daya nelayan, akan menjadi target utama pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi di sektor perikanan tangkap.

Hingga saat ini kata ia, nelayan belum mampu menjamah wilayah ZEE laut kita, maka perlu program inovasi untuk mampu meningkatkan potensi yang dimiliki.

Dukungan armada kapal ikan dengan alat tangkap modern pun perlu diberikan bagi nelayan, agar mereka mampu bergerak aktif melakukan aktivitasnya.

“Jika mau serius meningkatkan potensi perikanan tangkap yang dimiliki, maka pemerintah daerah harus terfokus dan benar-benar serius mengintervensi nelayan dengan dukungan secara berkesinambungan dan menyeluruh,” ujar Dedi.

Data Dinas Kelautan dan Perikanan Gorontalo Utara, produksi perikanan tangkap di daerah itu baru mencapai rata-rata 24 ribu ton per tahun dalam kurun waktu lima tahun ini. [Ant]

Lihat juga...