Penangkapan Buaya Lepas di Solo Berlangsung Dramatis
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
SOLO — Proses penangkapan dan evakuasi seekor buaya di Kali Sasak, Desa Palur, Mojolaban, Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah, berlangsung panjang.
Petugas gabungan anggota SAR, Kepolisian, TNI dan masyarakat bersama-sama melakukan penangkapan buaya ukuran 4,6 meter itu.
Informasi warga menyebutkan, buaya yang lepas dari kandang pemiliknya itu baru diketahui sekitar pukul 06.00 saat ada masyarakat yang memancing di anak sungai bengawan solo tersebut.
Adanya buaya dengan ukuran cukup besar itu langsung dilaporkan kepada Kepolisian setempat dan Koramil Mojolaban. Oleh petugas, lokasi sepanjang kali Sasak sudah diseterilkan karena berbahaya. Namun antusias warga yang ingin melihat langsung sangat besar, sehingga banyak yang nekad mendekat ke sungai.
“Ditunggu sampai siang, baru sekitar pukul 13.00 WIB buaya itu terlihat di sudut sungai. Petugas dibantu SAR berusaha menangkap dengan jaring,” ucap Kapolsek Mojolaban AKP AKP Priyono kepada awak media, Selasa (10/4/2018).

Untuk bisa menangkap buaya yang belum diketahui jenis itu, petugas membutuhkan waktu yang panjang. Bahkan, proses penangkapan buaya milik salah satu warga Palur itu berlangsung panjang dan dramatis. Sejumlah petugas harus mengeluarkan tembakan untuk berusaha melumpuh buaya itu.
“Buaya yang lepas itu sekitar pukul 15.30 WIB baru bisa diamankan dalam kondisi hidup. Selanjutnya diserahkan kepada Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo,” imbuh Kapolsek.
Ukuran yang cukup besar membuat petugas kesulitan saat menangkap dan mengevakuasi. Setelah tertangkap, buaya itu diangkut menggunakan kendaraan bak terbuka, dan diserahkan kepada direksi TSTJ Solo.