Setelah Amerika, Pemprov Sumbar Bujuk Investor Jepang
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
PADANG — Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno bersama delegasi Sumbar kembali melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Setelah sebelumnya ke Amerika, kali ini, tujuannya ke Jepang.
“Benar, akhir April nanti saya akan kunjungan kerja ke Jepang, tujuan tetap sama yakni mengadakan forum bisnis, pertemuan dengan investor, promosi budaya dan pariwisata. Kemudian, juga ada beberapa penandatangan kerja sama,” ujarnya di Padang, Selasa (10/4/2018).
Ia menyebutkan, salah satu alasan memilih Jepang, karena kebanyakan yang berinvestasi ke Indonesia ialah investor dari negeri sakura tersebut.
Irwan menilai peluang tersebut akan diambil Sumbar dengan memaparkan peluang investasi yang ada, di antaranya perikanan, perdagangan, energi terbarukan, serta wisata.
“Wisata, masyarakat Jepang sangat suka datang ke Indonesia, bahkan mereka sudah ada yang berkunjung ke Sumbar. Potensi ini akan kita tawarkan. Apalagi, Sumbar sudah dikenal luas,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar, Maswar Dedi menyebutkan, kunjungan ini merupakan peluang untuk memberikan informasi kepada masyarakat Jepang.
“Jadi peluang Sumbar terbuka lebar. Maka strategi jemput bola sangat efektif dilakukan agar mereka yang belum berinvestasi juga mengetahui peluang bisnis yang ada,” ungkapnya.
Dijelaskannya, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pusat, tahun 2018 ini menargetkan Rp8,3 triliun untuk investasi Sumbar. Pencapaian tersebut akan terlihat di akhir tahun.
“Apalagi target tahun lalu 4,1 triliun tercapai, untuk investasi lokal sedikit mengalami penurunan, sementara di Penanaman Modal Asing atau PMA meningkat tajam hampir 400 persen. Maka perjalanan luar negeri perlu dilakukan,” tegasnya.