Banyak Komikus Indonesia Lahir dari Sosmed
JAKARTA – Faza Meonk, yang dikenal sebagai pencipta komik ‘Si Juki’ selama gigih mewacanakan asosiasi komik Indonesia, dan kini jerih payahnya mulai membuahkan hasil dengan berdirinya ‘AKSI’ (Asosiasi Komik Indonesia). Faza pun dipercaya menjadi ketua umumnya.
AKSI (Asosiasi Komik Indonesia) dapat dukungan penuh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang membuat Faza lebih bersemangat menggerakkan roda organisasi dengan berbagai kegiatan, termasuk di antaranya Deklarasi Asosiasi Komik Indonesia.
“Rasanya senang banget akhirnya asosiasi komik ‘Aksi’, Asosiasi Komik Indonesia, tahun ini berdiri,“ kata Faza Meonk, Ketua Umum Aksi (Asosiasi Komik Indonesia) saat memberi sambutan di acara Deklarasi Asosiasi Komik Indonesia, di Fairgrounds, SCBD Lot, Jakarta.
Faza mengungkap, sebenarnya membicarakan wacana asosiasi komik ini sudah sejak dimulai beberapa tahun lalu sekitar 2014. “Komik sekarang sudah akan menjadi industri, tapi kalau dulu kita masih pikir-pikir apakah komik akan menjadi industri atau tidak, apakah sudah akan berjalan kegiatan ekonominya, tapi akhir-akhir ini perkembangan komik sudah bagus, sehingga kita sekarang benar-benar butuh asosiasi komik ini,“ ungkapnya.
Beberapa tahun terakhir, komik Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat. “Kalau ngomong komik pasti langsung ngomong komik cetak, kalau dulu kita sebagai komikus susah banget menembus penerbit, tapi sekarang justru sebaliknya, banyak penerbit yang malah mencari komikus lokal untuk diterbitkan komiknya,“ bebernya.
Banyak komik Indonesia yang sekarang tampil di toko buku, dan kita lebih mudah mendapatkannya. “Semua terpampang, semua gampang nyarinya dan dapat display ok, karena secara penjualan memang sekarang sudah membaik, “ paparnya.
Perkembangan teknologi digital mengubah ekosistem komik Indonesia. “Banyak komikus Indonesia lahirnya karena internet, sosmed, salah satunya komikus tahilalat, salah satu yang paling tinggi follower-nya di instagram, “ ujarnya.
Ia mengatakan, komikus sekarang menawarkan hal-hal yang baru, dan sekarang komik Indonesia berkibar di dunia komik internasional. Harapan Faza, industri komik Indonesia sekarang bisa maju dan berkembang.
“Komik bisa menjadi hulu IT perindustrian dan berkembang ke berbagai media sebagaimana yang terjadi perkembangan komik di berbagai negara di seluruh dunia,“ pungkasnya.