Bambang Soetanto: TMII-PUTRI Saling Mengisi dalam Melestarikan Budaya

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

JAKARTA — Pengalaman adalah guru yang paling baik. Demikian ungkapan yang tepat ditujukan pada diri AJ Bambang Soetanto, Mantan Direktur Utama Taman Mini Indonesia Indah (TMII), yang sudah berpengalaman menahkodai selama 15 tahun. Bahkan hingga sekarang tetap memberi masukan agar ke depan lebih baik.

Bahkan dengan organisasi Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) yang diketuainya bisa membuat sinergi dengan TMII untuk menggelar Pameran EXPO Taman Rekreasi Indonesia. Sebuah pameran yang mempromosikan pariwisata berbagai daerah di seluruh Indonesia dan sekaligus melestarikan budayanya.

“Sekarang saya disini sebagai Ketua Umum Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI), dan sekaligus sebagai Ketua Badan Penasehat Yayasan Harapan Kita, dimana Mbak Tutut sebagai Ketua Umumnya,” kata AJ Bambang Soetanto kepada Cendana News saat menghadiri acara Hari Ulang Tahun ke-43, di Pendopo Agung Sasono Utomo, TMII, Jl. Raya Taman Mini, Ceger, Cipayung, Kota Jakarta Timur, Kamis (19/4/2018)

PUTRI bersinergi dengan TMII menggelar Pameran EXPO Taman Rekreasi Indonesia. Pameran ini sebagai bagian dari rangkaian acara Hari Ulang Tahun ke-43.

Menurut Bambang, dengan adanya PUTRI, TMII bisa digerakkan banyak kegiatan. Begitu juga dengan adanya TMII, PUTRI juga bisa berkembang.

“Keduanya bisa saling bersinergi, isi-mengisi sehingga dapat melestarikan budaya,” ungkapnya.

Disebutkan juga, TMII adalah lembaga kebudayaan yang sangat strategis bagi bangsa dan negara.

“Jadi perlu dikembangkan, dilestarikan dan diteruskan,” bebernya.

Tidak ada satupun lembaga yang secara nasional mengembangkan kebudayaan seluruh Indonesia, dari Aceh sampai Papua.

“Disini setiap tahun ada pergelaran kesenian sampai seribu lebih, dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Papua, “ ujarnya.

Hal itu dibentangkan dengan pekan-pekan selama setahun, ada Pekan Imlek, Pekan Lebaran, Pekan HUT TMII, Pekan HUT Proklamasi, dan Pekan-Pekan lainnya.

“Semua itu isinya budaya, baik budaya modern maupun tradisional,” tegasnya.

Adapun mengenai Ibu Tien Soeharto, sang pendiri TMII, Bambang mempunyai pandangan tersendiri, bahwa Ibu Tien adalah pemrakarsa, pemikir dan sekaligus pembangun.

“Ibu Tien itu orang yang sangat jenius dan punya pandangan ke depan, saat ini-itu baru akan dibangun, ibu Tien sudah punya pemikiran nantinya Indonesia harus bikin Taman Mini untuk dapat memperkuat budaya dan membentuk jati diri bangsa yang sudah terpikirkan jauh tahun 70,” paparnya panjang lebar.

Justru dengan adanya Taman Mini semakin memperkuat pembangunan.

“Tanpa Ibu Tien tidak ada TMII,” pungkasnya.

Lihat juga...