Warga Kebonagung Antusias Ikuti Pelatihan Pendataan Desa Mandiri Lestari

Editor: Koko Triarko

Sejumlah warga peserta pelatihan pendataan Desa Mandiri Lestari Kebonagung turun langsung ke lapangan untuk belajar mendata warga. –Foto: Jatmika H Kusmargana

YOGYAKARTA – Sejumlah kader maupun pengurus RT di Desa Kebonagung, Imogiri, Bantul, mengaku mendapat berbagai pengalaman baru, setelah mengikuti kegiatan Pelatihan Pendataan Keluarga Desa Mandiri Lestari, yang diadakan Yayasan Damandiri, sejak Rabu-Kamis (31/1-1/2/2018). 

Selain mendapatkan ilmu terkait mekanisme serta seluk-beluk proses pendataan warga, mereka juga menyebut adanya kegiatan itu juga secara langsung membantu mereka mengetahui secara riil kondisi warga di lingkungan wilayah mereka masing-masing.

Salah seorang warga peserta pelatihan, Riwanti, mengaku baru pertama kali mengikuti pelatihan pendataan semacam itu. Ia pun mengaku antusias mengikuti, karena ingin turut berkontribusi bagi kemajuan di desanya.

“Baru pertama ini, ya senang karena jadi punya pengalaman baru. Dengan ikut kegiatan ini, kita juga bisa tahu kondisi tetangga kita seperti apa,” katanya.

Pemateri pelatihan dari Yayasan Damandiri, Fauzan Alfikri. -Foto: Jatmika H Kusmargana

Pada hari kedua pelatihan, Kamis (1/2/2018), sebanyak 52 peserta yang merupakan para kader maupun pengurus RT dari 5 dusun di desa Kebonagung, secara langsung melakukan praktek pendataan di lapangan. Hal itu dilakukan sebagai kelanjutan pelatihan pada hari pertama lalu yang lebih banyak berisi materi terori di dalam ruangan.

“Jadi, pada hari kedua pelatihan ini, masing-masing dua orang peserta kita minta melakukan pendataan pada 3 rumah milik warga. Masing-masing rumah biasanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Setelah selesai, nanti kita review. Sehingga kita memiliki data by name dan by adrees seluruh warga,” ujar pengisi materi pelatihan dari Yayasan Damandiri, Fauzan Alfikri.

Dengan proses pendataan yang dilakukan secara langsung oleh warga masyarakat, diharapkan data yang nantinya didapat akan benar-benar valid. Selain itu, data yang akan menjadi dasar penyusunan program Desa Mandiri Lestari di desa Kebonagung juga akan lebih detail dibandingkan data yang biasa digunakan di tingkat desa.

“Memang, sebenarnya setiap desa sudah memiliki data seluruh warganya. Kenapa kita lakukan pendataan lagi? Karena agar data yang didapat lebih valid dan lebih detail. Karena yang melakukan pendataan adalah warga itu sendiri. Karena dari warga oleh warga dan untuk warga,” katanya.

Lihat juga...