16 Perusahaan Korsel Tertarik Investasi di Banjarmasin
BANJARMASIN – Para pengusaha dari Korea Selatan (Korsel) tertarik untuk berenvestasi di Kota Banjarmasin, ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan. Perwakilan dari 16 perusahaan dari Korea Selatan, Jumat (23/2/2018) melakukan kunjungan ke Kalimantan Selatan.
Ketertarikan para pengusaha Korsel tersebut ditegaskan dalam pertemuan dengan Pemerintah Kota Banjarmasin yang dipimpin Wali Kota H Ibnu Sina di Aula Kayuh Baimbai, Balaikota Banjarmasin
Perwakilan pengusaha Korea Selatan Mr Park Jong Bok mengatakan, pihaknya tertarik untuk menjajaki investasi di Banjarmasin ini. Utamanya untuk bidang energi listrik, LED dan perpabrikan. “Jadi kalau kita bangun pabrik di sini nantinya, itu bukan made in Korea Selatan, tapi made in Indonesia,” tandasnya.
Dari hasil kunjungan yang dilakukan, diharapkannya, akan ada pertemuan lanjutan dengan pemerintah daerah setempat. Keinginan tersebut di dorong keseriusan untuk melakukan investasi untuk membantu meningkatkan perekonomian di Banjarmasin. “Kalau untuk Indonesia, baru Banjarmasin kita datangi, dan kita cukup terkesan dengan kota ini,” tandasnya.
Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan, kedatangan para pengusaha Korea Selatan tersebut sebagai tindaklanut MoU yang sudah dilakukan. “Para pengusaha Korsel ini datang ke Banjarmasin untuk melihat langsung kondisinya, makanya akan kita arahkan kebeberapa lokasi yang sudah kita proyeksikan agar mereka tertarik berinvestasi,” jelasnya.
Potensi investasi yang diarahkan di antaranya pengembangan pelabuhan terpadu dan lokasi ekonomi terpadu di daerah Mantuil, Banjarmasin Selatan. Para pengusaha asing yang datang tersebut memiliki beragam bidang usaha, mulai dari produsen pupuk, lampu led, hingga alat-alat berat.
“Makanya macam-macam potensi kita tawarkan untuk investasi, seperti pengembangan PDAM, pembangkit listrik, pelabuhan hingga kepariwisataan,” papar Ibnu Sina.
Diungkapkannya, penjajakan investasi dengan para pengusaha negeri Korea Selatan ini berawal dari kunjungannya ke negara tersebut. Dengan kunjungan balasan yang dilakukan Ibnu cukup yakin dengan keseriusan rencana investasi dari para pengusaha tersebut.
Banjarmasin disebut Ibnu sangat terbuka untuk investasi. Daerah tersebut memiliki potensi besar untuk pengembangan perekonomian di bidang pelabuhan, perdagangan, pariwisata dan jasa. “Saat saya di Korea Selatan, kita sudah bertemu dengan mereka ini, dan mengunjungi perusahaan mereka, sehingga kita yakin akan keseriusan mereka ini ingin berenvestasi di daerah kita,” pungkasnya. (Ant)