KOLOMBO – Pusat Penanganan Bencana Sri Lanka (DMC), mengatakan sebanyak 293.764 orang masih terpengaruh oleh kemarau di lima kabupaten di negara pulau tersebut.
Dalam laporan mengenai situasi pada Senin (1/1/2018), DMC mengatakan, Puttalam, Kurunegala, Vavuniya, Anuradhapura dan Mannar adalah kelima kabupaten yang dilanda kemarau.
Sri Lanka mengalami kemarau dan banjir pada 2017. Kondisi cuaca buruk seperti banjir, tanah longsor dan angin berkecepatan tinggi merenggut lebih dari 200 nyawa manusia dan mengganggu layanan dasar tahun lalu.
Menteri Pertanian Sri Lanka, Duminda Dissanayake, mengatakan, bahwa tanaman padi gagal panen untuk musim ketiga berturut-turut tahun lalu, sehingga terjadi kekurangan besar beras di pasar. Ia mengatakan, musim hujan timur-laut telah tertunda selama musim saat ini.
Beras adalah makanan pokok rakyat Sri Lanka, dan petani lokal tergantung atas curah hujan untuk menanam padi. (Ant)