Afghanistan Serang Persembunyian Taliban Dari Udara

KABUL – Sedikitnya 20 gerilyawan di Provinsi Kunduz di Afghanistan Utara dan Paktia di bagian selatan dilaporkan tewas setelah pasukan keamanan pemerintah melancarkan serangan udara. Serangan dilakukan kepada tempat persembunyian gerilyawan Taliban mulai Senin (22/1/2018) malam waktu setempat.

Pasukan pemerintah, yang bertindak berdasarkan laporan intelijen, melancarkan serangan udara terhadap tempat persembunyian Taliban di Kabupaten Barmal, Paktia, Senin (22/1/2018) larut malam. “Serangan tersebut menewaskan 13 gerilyawan di lapangan,” kata Juru Bicara Polisi Provinsi Shah Mohammad Arian Selasa (23/1/2018).

Pejabat tersebut juga menyatakan Mullah Turabi, komandan penting Jaringan Haqqani, sayap militer kelompok Taliban, termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan udara itu.

Serangan udara terhadap gerilyawan dilakukan setelah serangan mematikan terhadap Kabul Intercontinental Hotel terjadi pada Sabtu (20/1/2018) malam. Tercatat akibat serangan di hotel tersebut belasan orang tewas dan kelompok Taliban telah mengaku bertanggung-jawab atas serangan tersebut. (Baca: https://www.cendananews.com/2018/01/hotel-intercontinental-di-kabul-diserang-tamu-disandera.html)

Di Afghanistan, polisi, selain menjaga hukum dan ketenangan di masyarakat, juga ikut berperang bersama satuan tentara nasional setempat. Perang yang terjadi di berbagai tempat di Afghanistan yang dicabik konflik bersenjata tersebut guna menstabilkan kedamaian dan keamanan.

Dalam serangan serupa, Angkatan Udara Afghanistan menyerang posisi dan tempat persembunyian Taliban di Provinsi Baghlan dan Kunduz Utara pada Senin (22/1/2018) malam. Serangan di Kunduz tersebut dilaporkan menewaskan beberapa gerilyawan.

“Dalam serangan pertama, pesawat pasukan keamanan menyerang tempat persembunyian anggota Taliban di Kabupaten Khan Abad di Provinsi Kunduz, menewaskan lima gerilyawan bersenjata dan melukai lima lagi,” kata Gubernur Khan Abad Hayatullah Amiri.

Angkatan Udara Afghanistan juga menyerang posisi Taliban di Daerah Dand-e-Shahabudin di Provinsi Baghlan. “Dari serangan tersebut dua gerilyawan dilaporkan tewas dan 11 orang mengalami luka,” kata Juru Bicara Angkatan Darat di Wilayah Utara Nasratullah Jamshidi.

Lihat juga...