Mutu UMKM, Andalan Sumbar di Tingkat Global

PADANG – Sebanyak 2.200 peserta yang berasal dari ratusan perusahaan dan organisasi di Indonesia hadir pada kegiatan Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) dan Producitivity Convention (IQPC) 201 ke-21 yang diselenggarakan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Pertemuan tersebut, merupakan bentuk upaya pelaku usaha dan organisasi untuk meningkatan mutu produk, dengan target mampu bersaing ditingkat regional, nasional, maupun internasional.

Wakil Gubernur Sumbar yang turut hadir pada kegiatan tersebut mengatakan, untuk di Sumbar sendiri, yang menjadi andalan untuk mampu bersaing secara global ialah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Untuk itu, pada pertemuan secara nasional yang digelar di Padang, Nasrul berharap mutu produk UMKM yang ada di Sumbar turut membaik.

“Berbicara soal mutu, yang menjadi andalan kita di Sumbar ialah mutu UMKM. Seperti rendang, kerajinan, dan produk oleh-oleh khas Minang,” ujarnya, Senin (27/11/2017).

Ia berharap, melalui kegiatan tersebut dapat memotivasi perusahaan yang bergerak pada dunia industri kecil menengah dalam melaksanakan peningkatan mutu produk yang dihasilkan.

“Ini dapat memotivasi perusahaan yang bergerak pada industri kecil menengah untuk meningkatkan mutu produk sehingga dapat bersaing dengan perusahaan besar yang telah profesional dalam hal mutu produk,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Asosiasi Manajemen Mutu dan Produktivitas, Hendra Bahar mengatakan, kegiatan tersebut ditargetkan mampu memberikan dampak mutu dan jaminan produk, untuk dapat bersaing secara global. Sehingga, pertemuan tersebut dinilai sebuah pertemuan yang penting untuk saling berbagi informasi soal mutu, antara pihak perusahaan kepada pihak organisasi.

“Jadi, TKMPN merupakan pertemuan antarperusahaan swasta, BUMN, lembaga pemerintah, perguruan tinggi, koperasi, atau organisasi nirlaba untuk berbagi pengalaman soal mutu produksi,” ucapnya.

Tidak hanya itu, Direktur Utama PT Wahana Kendali Mutu, Damayanti juga mengatakan dengan adanya kegiatan tersebut dapat menjadi sosialisasi pentingnya mutu, dapat berbagi pengalaman dari peserta, yang dapat diterapkan di perusahaan dan instansi masing-masing.

Ia meminta kepada setiap perusahaan dan organiasi yang hadir, mampu menjaga mutu produk yakni dari segi kualitas dan kuantitas. Di sisi lain yang perlu untuk ditingkatkan ialah aspek mutu, seperti harga yang kompetitif, serta keamanan produk.

Lihat juga...