BAUCHI – Sebuah bom meledak di sebuah masjid di kota Mubi, kawasan timur laut Nigeria, Selasa (21/11/2017). Ledakan yang diduga sebagai bom bunuh diri tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 15 orang.
Kepala Dewan Kota Mubi, Ahmed Musa mengatakan, belasan orang juga terluka akibat insiden tersebut. Sementara seorang petugas penyelamat mengatakan jumlah kematian sudah mencapai 30 orang.
Disebut-sebut, serangan bom bunuh diri tersebut sangat mirip dengan modus operandi yang digunakan oleh Boko Haram. Kelompok tersebut biasa menyasar tempat-tempat ramai seperti masjid dan pasar. Insiden terbaru ini juga merupakan serangan paling mematikan sejak September lalu saat 18 orang tewas akibat bom bunuh diri di negara bagian Borno.
Boko Haram sudah mengangkat senjata melawan pemerintahan Nigeria sejak 2009 dalam upaya mendirikan negara Islam di wilayah timur laut negara tersebut. Konflik itu telah menewaskan lebih dari 20.000 orang dan memaksa sekitar dua juta warga mengungsi meninggalkan rumah.
Sebagian besar serangan Boko Haram dipusatkan di negara bagian Borno, yang juga merupakan tempat lahirnya organisasi tersebut. Boko Haram sempat menguasai wilayah yang cukup luas di Borno, Adamawa, dan Yobe sampai awal 2015 lalu. Namun mereka semakin terdesak setelah pasukan militer Nigerian mendapat bantuan tentara dari negara-negara tetangga.
Mubi adalah sebuah kota yang terletak di Adamawa, sebuah negara bagian yang pernah dikuasai oleh kelompok bersenjata Boko Haram pada 2014 lalu. Namun mereka sudah melarikan diri dari wilayah itu pada awal 2015 setelah terdesak oleh tentara pemerintah. (Ant)