Bob Hasan: Atlet Harus Siapkan Bisnis untuk Hari Tua

YOGYAKARTA – Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Mohamad Bob Hasan, meminta setiap atlet olahraga tidak konsumtif dan dapat memulai bisnis untuk persiapan di masa tuanya. 

Ia pun meminta semua atlet dapat memanfaatkan sebaik-baiknya uang pembinaan yang didapat dalam suatu kompetisi. Misalnya, dengan tidak menggunakan untuk hal-hal konsumtif, namun menabungnya untuk modal bisnis.

“Harus ditabung untuk hari tua, atlet pasti pensiun. Boleh diambil hanya untuk kepentingan hari tua, buat rumah kontrakan, kost, warung, atau usaha lain untuk bekal nanti setelah pensiun jadi atlet, itu yang saya arahkan,” jelasnya, saat peresmian Desa Mandiri Lestari Tamanmartani dengan kegiatan Fun andRun di Komplek Candi Prambanan, Minggu (5/11/2017).

Ia mencontohkan, salah seorang atlet lari perempuan berusia 22 tahun binaannya yang mengambil uang pembinaan yang ditabung berjumlah Rp100 juta. Uang tersebut dipergunakan untuk membuat kost dan warung yang dikelola oleh orang tuanya.

“Saya tidak mau setelah jadi atlet miskin, harus bisa berwirausaha. Makanya, ketika mendapat uang pembinaan, harus dipergunakan untuk bekal hari tua dan usaha,” imbuhnya.

Bob Hasan juga mengatakan, lari menjadi satu hal sangat penting untuk beragam cabang olahraga, termasuk dalam olahraga permainan seperti sepakbola. “Bagaimana bisa menang dalam sepak bola kalau lari saja tidak benar, lari itu sangat penting dalam olahraga apapun,” katanya .

Menurutnya, lari tak hanya mencetak atlet-atlet nasional, tapi sebagai pondasi yang kokoh dalam beragam cabang olahraga. Selain itu, olaharaga lari juga merupakan jenis olahraga yang paling murah serta menyegarkan badan.

“Olahraga paling murah, ya lari. Tak perlu biaya mahal karena bisa dilakukan siapa saja,” katanya, yang juga mengajak beberapa atlet lari nasional dalam kesempatan itu.

Menurut Bob Hasan, membina olahraga lari harus dimulai sejak kecil dan secara kontinyu. Selain membentuk postur tubuh yang proporsional, lari membuat pernafasan dan daya tahan tubuh seseorang menjadi lebih baik.

“Coba atlet-atlet ke sini, bagaimana postur tubuhnya dengan wartawan, wartawan juga perlu olahraga lari,” jelasnya disambut tawa.

Lihat juga...