Polres Sikka-Pemimpin Agama Berkoordinasi Mewujudkan Pilkada Damai
MAUMERE — Usai launching Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Sikka periode 2018-2023, aparat Kepolisian Resor Sikka melakukan kordinasi dan mengajak para tokoh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh politik, tokoh pemuda dan tokoh perempuan untuk bersama meweujudkan Pilkada yang aman dan damai.
Kapolres Sikka AKBP I Made Kusuma Jaya,SH,SIK berharap agar dukungan umat dan tokoh agama yang telah diberikan selama ini tetap berlangsung dalam perhelatan pilkada dan pilgub NTT tahun 2018 mendatang.
Made juga meminta segenap umat beragama di Sikka agar tidak mudah melakukan provokasi dan juga terprovokasi, maupun terpecah belah hanya karena berbeda pilihan. Dalam berdemokrasi pilihan boleh berbeda tetapi persatuan dan kesatuan harus tetap dijunjung tinggi.
“Para tokoh agama baik Islam, Protestan dan Katolik berkomitmen mendukung Polres Sikka mewujudkan kamtibmas menjelang, pada saat dan setelah kegiatan Pilkada dan Pilgub nanti,” pungkasnya.
Sementara itu, Kasubag Humas, Iptu Margono saat ditemui Cendana News di Mapolres Sikka, Kamis (19/10/2017) menyebutkan, kunjungan dan pertemuan Kaporles dan jajarannya dengan pemimpin agama guna meminta dukungan dalam rangka menyukseskan tahapan Pilkada Sikka tahun 2018 nanti yang sudah berjalan.
Margono mengatakan, Kapolres Sikka bersama jajarannya menyambangi MUI dan Muhamadyah Sikka. Selain itu juga mengunjungi tokoh agama Protestan yakni Ketua Majelis GMIT Kalvari pendeta Paulina Koy Adu dan pendeta Nini Mandyra Lani dan pimpinan agama Katolik Mgr. Gerulfus Kherubiem Pareira,SVD selaku Uskup Maumere.