PAUD Kasih Ibu dengan Sejumlah Prestasi Membanggakan

PADANG — Siapa sangka, sebuah tempat pendidikan yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan, mampu menoreh prestasi-prestasi yang membanggakan. Hal ini lah yang dilakukan oleh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kasih Ibu yang berada di Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat.

PAUD yang berintegrasi dengan Posdaya Sepakat Anduring ini, memang tidak memiliki jumlah anak-anak didikan yang banyak, akan tetapi soal mutu jangan diragukan lagi.Menurut Sekretaris PAUD Kasih Ibu, sekaligus Ketua Posdaya Sepakat Anduring Deni Yanti, anak-anak didikannya telah menoreh prestasi pada tingkat Kecamatan Kuranji, Kota Padang, seperti Juara Lomba Mewarnai, Juara Lomba Puzzel, dan Juara Lomba Baca Ayat Pendek.

“Kami di sini (PAUD) memang berkomitmen untuk mengutamakan mutu pendidikan bagi anak-anak. Apalagi dalam tiga bulan itu anak-anak sudah hafal empat ayat pendek, yakni Al-Fatihah, An-Nas, Al-Ikhlas, dan Al-Falaq,” katanya, Kamis (19/10/2017).

Ia menjelaskan saat ini ada sekitar 25 orang anak-anak yang dididik di PAUD Kasih Ibu. Sebagaian besar anak yang orangtuanya telah menjadi anggota Posdaya Sepakat Anduring. Hal demikianlah yang disebut terintegrasi antara masyarakat dengan PAUD dan Posdaya.

Selama ini, peran Posdaya terhadap PAUD Kasih Ibu ialah memberikan pembinaan terhadap anak-anak dan juga sekaligus masyarakat setempat. Pembinaan yang diberikan kepada masyarakat ialah mengajak para orangtuanya, supaya memasukan anak-anaknya ke PAUD. Didikan anak usia dini merupakan salah satu pendidikan yang bagus, sebagai perkenalan ilmu pengetahuan yang bisa didapatkan oleh anak-anak.

“Di sini juga anak-anak yang sama sekali tidak mau bicara. Tapi, berkat didikan yang dilakukan, perlahan-lahan anak tersebut bisa untuk berbicara, dan kini anak didikan dari PAUD Kasih Ibu telah menempuh pendidikan di Sekolah Dasar, dan informasi yang saya terima mereka juga merupakan murid yang memiliki nilai yang bagus,” ujarnya.

Para murid PAUD Kasih Ibu tengah mengikuti didikan di dalam kelas melalui arahan para guru-guru PAUD/Foto: M. Noli Hendra.

Untuk itu, Posdaya Sepakat Anduring terus berupaya untuk berupaya mengajak orangtua agar menyekolahkan anan-anaknya ke PAUD Kasih Ibu. Apalagi, dengan telah bergabungnya para orangtua ke Posdaya Sepakat Anduring yang telah memiliki usaha dan sejumlah aktivitas di rumah. Dengan demikian sudah seharusnya orangtua mengantarkan anak-anak ke PAUD. Artinya usaha orangtua tetap jalan dan anak-anak pun tidak terlanjar.

“Di sini, pemerintah di kelurahan sangat mendukung adanya PAUD. Apalagi dari tiga PUAD yang ada di Kelurahan Anduring ini, hanya PAUD Kasih Ibu yang terintegrasi dengan Posdaya dan Kelurahan,” ucapnya.

Deni mengaku, anak-anak yang menempuh didikan di PAUD Kasih Ibu tidak hanya berasal dari Kelurahan Anduring, tetapi juga datang dari daerah kelurahan tetangga. Terkenalnya PAUD Kasih Ibu tidak terlepas dari prestasi dan komitmen yang dijalani oleh guru-guru yang mengajar di PAUD Kasih Ibu.

Tidak hanya itu, kini PAUD Kasih Ibu progresnya sesuai dengan kurikulum, serta materi yang diajarkan juga sesuai dengan perkembangan anak, sehingga anak-anak tidak menoton saat di dalam kelas. Sedangkan terkait, sarana dan prasarana, untuk PAUD Kasih Ibu, Deni mengatakan, sudah cukup memadai, seperti tempat bermain anak-anak, serta fasilitas penunjang lainnya.

Ketua Posdaya Sepakat Anduring dan juga Sekretaris PAUD Kasih Ibu Denk Yanti/Foto: M. Noli Hendra.
Lihat juga...