MUKOMUKO – Pejabat Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan, mayoritas sawah tadah hujan dan irigasi seluas 1.000 hektare yang mendapatkan bantuan benih padi unggul dari pemerintah pusat sudah ditanami benih padi unggul.
“Matoritas sawah ditanami padi. Hanya sawah tadah hujan seluas 342 hektare di Kecamatan Ipuh yang belum ditanami padi saat musim panas sekarang ini,” kata Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman, di Mukomuko, Minggu (22/10/2017).
Sebanyak 40 kelompok tani setempat yang memiliki lahan persawahan seluas 1.000 hektare tahun ini mendapatkan bantuan dana untuk membeli benih padi dari pemerintah pusat.
Seluas 1.000 hektare sawah tadah hujan tersebut tersebar di Kecamatan Malin Deman Seluas 325 hektare, Kecamatan Ipuh seluas 342 hektare, Kecamatana Penarik 118 hektare, Kecamatan Teramang Jaya 110 hektare dan V Koto 73 hektare.
Ia menyatakan, mayoritas sawah di sejumlah kecamatan di daerah itu telah ditanami padi, karena ada sumber air dari irigasi. Termasuk sawah di Kecamatan Teramang Jaya. “Dalam tahun ini ada perbaikan jaringan irigasi di Teramang Jaya, tetapi sekarang jaringan irigasi tersebut telah berfungsi,” ujarnya.
Terkait dengan sawah tadah hujan di Kecamatan Ipuh yang belum ditanami padi, menyarankan agar para petani di wilayah itu menggunakan pompa air untuk pengairan sawahnya.
“Sebaiknya petani di Kecamatan Ipuh menggunakan pompanisasi untuk pengairan sawahnya. Ajukan pinjam pakai mesin pompa air di dinas dan,” ujarnya.
Ia menyatakan, dalam kondisi musim panas sekarang ini tidak ada yang bisa dilakukan selain petani melakukan swadaya untuk mencari bantuan mesin pompa air ke dinas itu atau ke tempat lain untuk pengairan sawahnya. (Ant)