Tiongkok Tertarik Berinvestasi di Kaltara

NUNUKAN – Gezhoiba Group, satu kelompok usaha dari Tiongkok, berminat berinvestasi di Provinsi Kalimantan Utara khususnya pada sektor kelistrikan dan pembangunan kawasan industri dan pelabuhan internasional (KIPI) Mangkupadi Kabupaten Bulungan.

Ketertarikan itu ditindaklanjuti dengan pertemuan dengan Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie dengan Vice President China Gezhouba Group Internasional Engineering Co. Ltd, Mrs. Ma Yingying pada Rabu (18/10) malam.

Irianto Lambrie mengatakan, hasil pertemuan singkat itu diperoleh keinginan perusahaan asal Tirai Bambu yang membangun bendungan PLTA terbesar di dunia “Three Georges” ini untuk menanamkan modalnya di Kaltara.

Bendungan PLTA yang dibangun tersebut mampu menghasilkan daya sebesar 22.500 mega watt (MW) dengan pendapatan dari penjualan listrik rata-rata USD20 juta per hari.

Ia menambahkan, perusahaan asal Tiongkok ini juga bergerak pada bidang infrastruktur, konstruksi dan industri, makanya berminat pula berinvestasi di KIPI Mangkupadi yang masuk skema OBOR-BRI kerja sama ekonomi Indonesia-Tiongkok.

Pada kesempatan itu, tim dari Gezhouba Group Internasional Engineering Co.Ltd berjanji akan berkunjung ke Provinsi Kaltara untuk melakukan survei atau penjajakan awal pada 22-24 Oktober 2017.

Keinginan investor ini membangun Provinsi Kaltara mendapatkan banyak tanggapan positif dari masyarakat setempat, agar bisa maju dan berkembang kesejahteraannya. (Ant)

Lihat juga...