LIVERPOOL – Kemenangan penting di Liga Europa, beberapa hari lalu, berdampak besar bagi skuat Arsenal. Tim Meriam London kembali ke jalur kemenangan di Liga Primer Inggris dengan mempermalukan Everton 5-2 di Goodison Park, Minggu (22/10/2017) malam.
Wayne Rooney sempat membuka keunggulan tuan rumah saat laga baru berjalan 12 menit. Sayang, keunggulan itu buyar setelah Nacho Monreal berhasil menyamakan kedudukan 1-1, lima menit jelang turun minum.
Delapan menit babak kedua, Mesut Ozil yang tengah hangat jadi perbincangan membuat Arsenal menjauh setelah menyarangkan bola ke gawang Everton. The Toffees, julukan Everton, kian merana setelah wasit Craig Pawson mengganjar Idrissa Gana Guaye dengan kartu merah setelah mendapat dua kartu kuning.
Kehilaangan satu pemain membuat anak asuh Ronald Koeman kesulitan. Hasilnya, the Gunner, julukan Arsenal, kembali memperlebar keunggulan melalui Alexander Lacazette di menit 74 dan Aaron Ramsey di menit 90, membuat kedudukan berbalik menjadi 1-4.
Baye Oumar Niasse membuat asa Everton untuk mengejar ketinggalan kembali hidup tak lama setelah gol Ramsey. Sayangnya, Alexis Sanchez menutup upaya itu dengan menambah keunggulan the Gunner menjadi 5-2 di masa injury time.
Bos Arsenal, Arsene Wenger, mengatakan, timnya meraih catatan buruk pada laga tandang musim ini. Kemenangan di Goodison Park sangat penting, karena menjadi kemenangan awal perdana di Liga Primer musim 2017/2018.
Pelatih asal Perancis juga mengaku sempat khawatir saat Everton unggul melalui Wayne Rooney. Namun, ia bersyukur anak asuhnya tetap tenang dan fokus hingga akhirnya meraih kemenangan dengan skor 5-2.
“Seharusnya kami unggul 2-0, 3-0 atau lebih, tapi kami malah kebobolan 1-0. Kami tidak panik dan tetap bisa menjaga fokus. Setelah kedudukan sama, sisa pertandingaan menjadi milik kami,” tegasnya.
Sementara, Ronald Koeman menyebut masih banyak hal positif dalam skuad asuhannya, meski gagal menaklukkan Arsenal. Everton meraih dua kemenangan dari semua kompetisi, di mana 7 di antaranya berakhir dengan kekalahan dan menempatkan Everton berada di zona degradasi.
Kendati begitu, Koeman tetap yakin peluang timnya masih tetap terbuka. “Laga berakhir bagi kami setelah Idrissa Guaye diusir wasit. Sebelumnya, semua berjalan baik. Pertahanan kami bagus, namun semuanya memburuk setelah kami kehilangan pemain,” katanya.