Dinginnya Air Terjun Bawah Tanah di Lombok Tengah

LOMBOK – Wisata air terjun termasuk objek wisata yang cukup banyak terdapat di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), terutama di Pulau Lombok yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Air terjun Batu Janggot, misalkan, termasuk air terjun baru yang ditemukan di kawasan TNGR, Kabupaten Lombok Tengah, dan saat ini menjadi salah satu objek wisata air terjun yang sedang ramai kunjungan.

Batu Janggot juga termasuk air terjun dengan pemandangan alam sekitar cukup mengagumkan, dikelilingi pegunungan yang ditumbuhi pepohonan rindang dan semak belukar. Menariknya, kalau biasanya air terjun yang ada lokasinya di dataran tinggi maupun dataran rendah, air terjun Batu Janggot justru posisinya seperti berada di bawah tanah dan harus menuruni puluhan anak tangga untuk bisa sampai lokasi.

Sehingga tidak jarang air terjun Batu Janggot kerap juga disebut air terjun bawah tanah, karena lokasi yang berada di dalam, yang terbentuk dari aliran sungai yang memiliki cerukan yang cukup dalam. Dari dalam cerukan inilah terbentuk sebuah air terjun.

“Air dan hawa sekitar air terjun dingin sekali, tubuh kita sampai dibuat menggigil, jangankan  mandi dengan menceburkan diri, tidak mandi saja hawa dinginnya sangat terasa”, kata Ariati Astini, warga Cakranegara, Kota Mataram, saat berkunjung ke air terjun Batu Janggot, Lombok Tengah, Minggu (15/10/2017).

Sehingga kalaupun harus mandi, pengunjung tidak betah lama-lama, karena hawa dingin yang demikian terasa menusuk tulang. Di samping itu sinar mentari juga tidak banyak bisa masuk banyak menerobos masuk, karena terhalang tebing dan pepohonan.

Samsi, wisatawan asal Jakarta, yang menarik dan menjadi tantangan tersendiri, untuk menuju air terjun ini, para wisatawan harus menuruni cerukan sungai yang cukup dalam menuruni setiap anak tangga kayu yang cukup kokoh untuk dilewati.

“Selain itu, liukan anak tangga sebagai jalan menjangkau air terjun juga bisa digunakan sebagai spot melakukan selfy yang cukup indah dengan latar tebing dan air terjun”, cerita Samsi, bersemangat.

Setelah menuruni anak tangga, aliran air terjun yang sangat jernih dan dingin membentuk aliran sungai yang deras, namun dangkal menyambut para wisatawan. Dari bawah ini, pemandangan tidak kalah bagusnya, tebing-tebing kiri kanan yang menjulang, percikan air dari rembesan mata air menyerupai janggut diatasnya menambah keistimewaan air terjun.

Karena rembesan air terjun menyerupai janggut itulah, kenapa kemudian dinamakan air terjun Janggot (Janggut). Para wisatawan juga bisa berenang di bawah air terjun ini, karena terdapat kolam yang terbentuk dibawah air terjun, bahkan beberapa wisatawan mencoba sensasi dengan melompat dari atas ke arah kolaman air terjun Batu Janggot.

Air terjun Batu Janggot, terletak di Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah.  Berjarak sekitar 45 km dari kota Mataram dan bisa di tempuh kurang lebih selama 45 menit menggunakan mobil atau motor. Tidak sulit untuk menuju lokasi, karena jalan utamanya berada satu jalur ke arah air terjun  Benang Kelambu dan Benang Setokel yang sudah lebih dahulu dikenal oleh para wisatawan.

Lihat juga...