ANKARA – Layanan kereta api Baku Tbilisi-Kars (BTK) yang menghubungkan Turki, Azerbaijan dan Georgia secara resmi akan mulai beroperasi pada 30 Oktober.
Menteri Perhubungan Turki Ahmet Arslan menyebut, layanan tersebut menjadi layanan kereta pertama yang disebut sebagai proyek kereta api. Kereta api tersebut akan berangkat dari kota Baku, Azerbaijan ke Provinsi Kars, Turki timur.
Direncanakan pemimpin Negara-negara tersebut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev dan Perdana Menteri Georgia Giorgi Kvirikashvili yang akan melakukan pelepasan kereta pertama jalur tersebut.
“Dengan demikian, Jalur Sutera Besi akan dibangun kembali dan sejarah akan dibuat lagi,” ujar Arslan.
Arslan mengatakan uji coba layanan perkeretaapian telah berhasil. Dia mengatakan, Jalur Sutera Besi akan menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi negara-negara dalam rute dan kawasan tersebut.
Kapasitas kargo internasional diperkirakan mencapai 50 juta ton per tahun melalui koridor jalur sutera. Dan keberadaan keretaapi tersebut akan menjadi alat transportasi yang memudahkan jalur antara Turki dan Asia, Kaukasus dan Eropa.
“Ini akan membantu mendorong perekonomian daerah dan produk mencapai target pasar,” katanya.
Layanan kereta api tersebut akan melayani satu miliar penumpang dan memiliki kapasitas pengiriman 6,5 juta ton saat jalur tersebut beroperasi. Jalur kereta api sepanjang 826 kilometer dibangun sesuai dengan kesepakatan antar pemerintah antara Azerbaijan, Georgia dan Turki. (Ant)