Somalia Didesak Tanam Modal Pada Keamanan

MOGADISHU – Somalia diminta menanamkan modal pada kebutuhan keamanan.  Utusan senior PBB di Somalia Michael Keating menyebut, investasi tersebut dibutuhkan untuk memberikan kestabilan di Negara Tanduk Afrika tersebut.

Keating mengatakan, kemajuan Somalia dan agenda pemerintah bagi perubahan telah menarik sangat banyak dukungan dari masyarakat internasional. “Kita harus memelihara dukungan dunia internasional untuk menanam modal pada keamanan, pembangunan lembaga, menggerakkan penghasilan, pembangunan ekonomi dan reaksi kemarau,” kata Keating di sela pelantikan Presiden HirShabelle Mohamed Abde Ware.

Kunci bagi kemajuan bukan dukungan luar negeri. Tapi kepemilikan dan kepemimpinan Somalia serta tekad untuk menyelesaikan konflik dan perbedaan pendapat dengan cara damai.

Utusan PBB itu mengatakan, kemajuan memerlukan i’tikad baik dari semua orang Somalia. Yang dibutuhkan adalah kemauan untuk bersatu guna mengalahkan mereka yang menggunakan kekerasan untuk mencapai sasaran ideologi.

Upacara pelantikan presiden diselenggarakan saat negara itu masih belum pulih dari dua pemboman di Mogadishu pada 14 Oktober, sehingga menewaskan 358 orang dan melukai beberapa orang lagi, dan mempengaruhi setiap orang.

Somalia disebutnya, bisa menghormati korban serangan 14 Oktober dengan bekerjasama dalam semangat persatuan untuk mempercepat keamanan manusia buat semua orang Somalia.

“Pemimpin politik memiliki kesempatan dan tanggung-jawab untuk model peran ini, apakah mereka berada di dalam pemerintah, masyarakat sipil atau sektor swasta. Kebaikan bersama harus mengalahkan kepentingan pribadi dan faksi,” kata Keating.

Utusan PBB tersebut mengatakan, reaksi bagi serangan itu telah menjadi pertunjukan persatuan yang memberi ilham. Dimulai dengan keberanian orang yang pertama memberi tanggapan dan warga lokal, dan merangkul masyarakat sipil, pemerintah lokal, organisasi non-pemerintah dan usaha, Diaspora serta mitra internasional.

“Kematian demikian banyak orang tak boleh sia-sia,” kata Keating.

Solidaritas nasional saat ini dapat digunakan untuk menggolkan agenda yang sangat diplerukan oleh semua orang Somalia. Dan bisa menanggulangi serta mengalahkan kaum fanatik, memperkuat lembaga nasional yang bisa menyediakan layanan dasar buat rakyat termasuk kehakiman, kesehatan dan pendidikan, dan untuk menciptakan lapangan kerja.

Keating mengatakan serangan tersebut terjadi saat Somalia telah membuat kemajuan luar biasa. Mogadishu berubah menjadi lebih baik. “Arsitektur negara federal telah berdiri,” katanya. (Ant)

Lihat juga...