Satpol Air Bangun Pojok Baca di Pulau Rimau Balak
LAMPUNG – Keprihatinan akan dunia pendidikan anak-anak di pulau terpencil dilakukan oleh para pegiat literasi di Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Lampung Timur bekerjasama dengan Satuan Kepolisian Air Polres Lampung Selatan dengan melakukan perehaban gedung taman pendidikan Al Quran yang ada di Dusun Gusungberak Desa Sumur Kecamatan Ketapang.
Menurut Sugeng Hariyono selaku pegiat dan relawan literasi armada Pustaka Bergerak, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bagi anak-anak di pulau tersebut, kondisi tempat belajar kajian Al Quran cukup memprihatinkan.
Taman Pendidikan Al Quran yang terbuat dari lantai semen berdinding papan dan beratapkan asbes tersebut dalam beberapa tahun kondisinya sangat memprihatinkan sehingga ada kepedulian dari relawan literasi dan Satpol Air Polres Lamsel dengan melakukan perbaikan pada beberapa bagian TPA yang sejatinya merupakan bangunan balai dusun tersebut.

Para pegiat literasi yang berangkat menuju ke Pulau Rimau Balak dari Pulau Sumatera melalui dermaga Muara Piluk Bakauheni tersebut juga membawa sebanyak 6 sak semen serta sebanyak 4 karung pasir yang dipergunakan untuk memperbaiki bagian lantai yang sudah rusak. Sesampainya di Pulau Rimau Balak dibantu warga masyarakat anggota Satpol Air sebanyak empat personil dan para relawan literasi bahu membahu melakukan perbaikan TPA Dusun Gusungberak. Sekaligus dijadikan lokasi pojok baca dengan penyiapan buku-buku bacaan oleh Jangkar Pustaka serta Perahu Pustaka dibantu relawan literasi lainnya.
Perehaban bangunan TPA sekaligus pembuatan pojok baca di Pulau Rimau Balak tersebut diakui Sugeng Hariyono merupakan upaya relawan literasi bekerjasama dengan Satpol Air Polres Lamsel dalam meningkatkan minat baca di pulau terluar Lampung Selatan. Selain perehaban bangunan, pembuatan pojok baca relawan literasi dan Satpol Air Polres Lamsel sekaligus membagikan ratusan buku dan alat tulis berupa bolpoin untuk anak-anak usia sekolah dan papan tulis. Sekaligus pemberian nama pojok baca Pulau Rimau Balak di pulau tersebut dan pembagian baju baju layak pakai bagi masyarakat di Dusun Gusungberak tersebut.
Brigadir Polisi Kepala Agung anggota Satpol Air Polres Lamsel yang terjun langsung dalam kegiatan tersebut mengungkapkan, kepedulian Satpol Air Polres Lamsel kepada masyarakat di pulau itu merupakan bagian dari sambang nusa dan kali ini kegiatan yang dikemas dalam bakti sosial melibatkan berbagai relawan literasi dari Kabupaten Lamtim dan juga Lamsel.
“Kita masih akan terus kontinyu melakukan perhatian kepada masyarakat di pulau terpencil salah satunya Pulau Rimau Balak dan nanti ke pulau lain juga untuk mendukung gerakan literasi anak-anak di pulau terpencil,” tegas Bripka Agung.
Anggota Satpol Air Polres Lamsel yang menggagas Jangkar Pustaka tersebut bahkan berkomitmen akan terus menularkan virus literasi di kampung-kampung yang ada di pesisir pantai di wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Ia menyebut beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Jangkar Pustaka yang dijalankannya selaku Bhayangkara Pembina Kambtibmas di wilayah pesisir wilayah Desa Sumur dan beberapa kampung pesisir di Bakauheni.
Kegiatan tersebut diakuinya juga melibatkan pegiat Motor Perahu Pustaka yang dihadiri oleh Hamdani dan Ardyanto, Jangkar Pustaka oleh Satria dan Bripka Agung, Cendol Pustaka oleh Rohman Kiwul, Rumah Akar Raja Baca oleh Khaja Muda Sai Saka, Rudi Hartono selaku pemilik rumah baca Akar Pelangi serta relawan literasi yang ada di Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Lampung Timur lainnya.
Sariah (50) selaku guru di TPA Gusungberak mengaku berterima kasih kepada para relawan literasi dan Satpol Air Polres Lamsel yang membantu kegiatan belajar di Pulau Rimau Balak khususnya dalam kegiatan belajar Al Quran. Sang suami Sahril (63) juga mengaku mendukung aktivitas sang isteri yang mengajar sekitar 20 siswa di TPA tersebut untuk memberi pendidikan dasar keagamaan bagi anak-anak di pulau tersebut, meski berada di wilayah pulau terpencil.
