MUARA TAWEH — Perseroan Terbatas Pupuk Kalimantan Timur menjajaki pembangunan pabrik pupuk di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, dengan memanfaatkan potensi gas di Blok Bangkanai Desa Karendan, Kecamatan Lahei.
“Rencananya manajemen PT Pupuk Kaltim akan meninjau ke lokasi gas di Desa Karendan, Kecamatan Lahei dijawalkan pada 13-14 September 2017,” kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Barito Utara (Barut), M Iman Topik di Muara Teweh, Minggu (27/8/2017).
Menurut Topik, diketahui rencana menanamkan investasinya itu setelah dilakukan pertemuan Bupati Barito Utara Nadalsyah didampingi Sekretaris Daerah Pemkab setempat Jainal Abidin bersama pimpinan PT Ophir Indonesia selaku kontraktor tambang gas Bangkanai dan manajemen PT Pupuk Kaltim di Jakarta pada Jumat (25/8).
PT Pupuk Kaltim yang merupakan produsen pupuk urea terbesar di Indonesia, selain produsen amonika dan pupuk NPK itu berminat menanamkan investasinya di Barito Utara dengan memanfaatkan potensi gas akan melakukan kontrak kerja bersama PT Ophir Indonesia yang saat ini tengah berproduksi dalam mensupplay gas sebagai pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) yang saat ini sudah terkoneksi dari wilayah Kalteng-Kalimantan Selatan sedangkan proyek kedepannya hingga Kaltim serta jaringan listrik bawah laut untuk pulau Jawa.
“Dalam pertemuan itu Bupati Nadalsyah selaku pimpinan pemerintah Kabupaten Barito Utara memberikan dukungan dan fasilitasi kepada PT Pupuk Kaltim yang akan berinvestasi di wilayah Barito Utara untuk memanfaatkan potensi dan mengembangkan sumber gas tersebut diolah keberbagai bentuk usaha sektor lainnya sesuai dengan aturan dan ketentuan berlaku,” katanya.
Bupati Barito Utara, Nadalsyah, kata Topik mengajak dan memberikan support kepada Pupuk Kaltim dapat mengembangkan potensi sumber daya alam berupa gas tersebut kedalam bentuk pemanfaatan yang lain sebagai sumber produksi lain yang dikelola oleh PT Pupuk Kaltim.
Nadalsyah juga mengajak kepada seluruh pelaku dunia usaha, para investor dapat mengembangkan investasinya di Kabupaten Barito Utara sebagai salah satu Kabupaten di Propinsi Kalimantan Tengah yang memiliki sumber gas alam yang potensial.
“Semua pihak harus mendukung segala bentuk investasi di Kabupaten Barito Utara, karena dengan masuknya investor akan mendapat keuntungan, baik perusahaan, negara, masyarakat dan pemerintah daerah, sehingga potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah ini dapat termanfaatkan secara maksimal guna peningkatan sumber pendapatan daerah serta peningkatan kesejahteraan taraf kehidupan masyarakat Kabupaten Barito Utara,” jelas Nadalsyah dikutif Topik.[Ant]