Posdaya Jihad Datangkan PAUD Dukung Dunia Pendidikan
SOLOK — Jejak Pemberdayaan Yayasan Damandiri — Selain dapat menekan kehadiran rentenir, Posdaya Jihad di Nagari Gantuang Ciri Kecamatan Kubung Kabupaten Solok, Sumatera Barat juga terus memperjuangkan pilar lainnya, di antaranya pendidikan. Dalam dua tahun terakhir, di bidang tersebut, Posdaya terus berupaya agar setiap anak yang ada di nagari tersebut dapat mengenyam pendidikan, terutama untuk usia dini.
Tidak hanya itu, upaya yang dilakukan bukan sekedar mengusulkan pendirian, tetapi lokasinya sendiri juga menjadi perhatian. Hal tersebut ditujukan agar pendidikan tersebut dapat “mendatangi” langsung murid, agar hak mengenyam pendidikan dapat terwujud maksimal.
Berkat kegigihan dari ketua bersama anggota, hingga saat ini sudah tiga PAUD yang diusulkan, disetujui dan berdiri. Untuk anggaranya sendiri berasal dari dana desa dan PNPM.
Terdapat empat lokasi pendirian yang telah diusulkan, yakni Dusun Kampung Baru, Beringin, Kepala Koto dan Pinang Sinawa. Dari empat yang diusulkan sejak 2015 lalu, tiga di antaranya sudah berdiri dan siap digunakan.
“Di Dusun Beringin, Kepala Koto dan Pinang Sinawa pembangunannya sudah selesai, tinggal peresmian. Sedangkan untuk Dusun Kampung Baru dalam tahap perencanaan,” sebut ketua Posdaya Jihad, Sukardi kepada Tim Cendana News.
Dalam pemilihan lokasi, tidak hanya tempat yang strategis, namun juga dapat menjangkau daerah yang belum ada PAUD-nya.
“Agar anak-anak tidak jauh pergi sekolah, tentunya anak dari dusun lain, apalagi yang di pinggiran nagari akan kesulitan dalam hal transportasi,” sebutnya.
Sementara itu, Elmiyeti (50), admin Tabur Puja menyebutkan, setelah diresmikan, pihaknya akan menunggu tindak lanjut dari pemerintahan nagari, apakah pengelolaannya akan diserahkan kepada Posdaya atau tidak. Namun bagi mereka yang terpenting, bangunan tersebut dapat dimanfaatkan maksimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
“Diserahkan pengelolaannya kepada Posdaya atau tidak, itu wewenang dari pemerintahan nagari, namun dengan telah berdirinya PAUD ini sudah menjadi kepuasan tersendiri bagi kami di Posdaya Jihad,” sebutnya.
Dikatakan, kepuasan tersebut hampir sama dengan keberadaan Posdaya yang mampu menekan hadirnya rentenir di daerah tersebut. Berbagai ekonomi golongan bawah, terbantu dengan kehadiran skim Tabur Puja Yayasan DAMANDIRI yang bekerja sama dengan Koperasi KPRI Kencana BKKBN Kabupaten Solok. Hal tersebut juga menjadikan ekonomi masyarakat kecil menggeliat.
Tercatat 188 orang dengan berbagai profesi terbantu dengan kehadiran skim Tabur Puja di daerah tersebut, mulai dari petani, pedagang kecil hingga perajin songket dan makanan khas daerah seperti kare-kare serta keripik.
Hadirnya Posdaya unit Tabur Puja dengan perputaran pinjaman hampir mencapai Rp1 miliar telah menggerakkan roda perekonomian dan membuka peluang usaha serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Tidak hanya itu, pengurus Posdaya yang juga merupakan kader KB juga terus mengkampanyekan pentingnya ber-KB kepada pasangan usia subur di daerah tersebut dalam berbagai kesempatan, baik langsung maupun tidak langsung. Tidak hanya itu, kader juga aktif dalam kegiatan Posyandu yang mencakup pembinaan ibu hamil dan balita serta juga Posyandu Lansia.
