Begini program pemberdayaan Damandiri di Pesantunan Brebes
Editor: Koko Triarko
BREBES, Cendana News – Sejak tahun 2017 Yayasan Damandiri menjalankan program pemberdayaan masyarakat di Desa Pesantunan, Wanasari, Brebes, Jawa Tengah.
Program pemberdayaan masyarakat Yayasan Damandiri di Pesantunan itu merupakan upaya mempercepat pengentasan kemiskinan di desa tersebut.
Untuk itu Yayasan Damandiri mendirikan koperasi sebagai motor penggerak program pemberdayaan berbasis desa di Pesantunan.
Berbagai program pemberdayaan pun dijalankan melalui koperasi KUD Berkah Damandiri Pesantunan.
Secara kontinyu sejak tahun 2017, program pemberdayaan masyarakat yayasan bentukan HM Soeharto ini menyasar berbagai sektor mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan, keagamaan, dan ekonomi.
Di sektor lingkungan dan kesehatan, Yayasan Damandiri telah memberikan bantuan bedah rumah bagi 27 warga kurang mampu di Pesantunan.
Kemudian, memberikan bantuan lantainisasi bagi 513 orang warga, dan memberikan bantuan jambanisasi bagi 148 orang warga dari kelompok keluarga Prasejahtera.
Di sektor pendidikan, Yayasan Damandiri juga telah membantu pengembangan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diPesantunan.
Yayasan Damandiri melalui koperasi binaannya di Pesantunan membangun dan merenovasinya 5 unit bangunan sekolah TK dan PAUD.
Memberikan pelatihan bagi puluhan guru, hingga memberikan bantuan beasiswa bagi belasan siswa kurang mampu.
Sementara di sektor keagamaan, Yayasan Damandiri juga telah memberikan bantuan renovasi toilet dan tempat wudhu di 25 masjid dan mushola di sejumlah dusun di Desa Pesantunan.
Sedangkan, program pemberdayaan di sektor ekonomi hingga kini masih berjalan melalui koperasi KUD Berkah Damandiri Pesantunan.
Melalui koperasi tersebut, Yayasan Damandiri telah mendirikan dua unit usaha untuk membantu menggerakkan perekonomian warga desa.
Pertama adalah mendirikan unit usaha ‘Warung Kita’ yang menjual berbagai macam barang kebutuhan pokok, dan kebutuhan para petani dengan harga terjangkau.
Kedua, mendirikan unit usaha simpan pinjam ‘Modal Kita’ yang memberikan akses pinjaman usaha bagi warga Desa Pesantunan, khususnya warga kurang mampu.
Manajer Umum KUD Berkah Damandiri Pesantunan, Slamet Abdurokhman mengatakan sampai saat ini ada sekitar 1.800 lebih anggota koperasi yang telah merasakan manfaat program pinjaman Modal Kita.
Mereka mayoritas merupakan warga dari kalangan menengah ke bawah yang menjalankan usaha kecil maupun mikro.
Bahkan, tidak hanya warga Desa Pesantunan yang merasakan manfaat pinjaman usaha ‘Modal Kita’ ini.
“Sebab, tak sedikit dari mereka juga berasal dari desa sekitar, baik dari kecamatan Sawojajar maupun kecamatan Wanasari,” kata Slamet.
Slamet mengatakan, banyaknya warga yang merasakan langsung manfaat program pemberdayaan itu menjadi bukti kontribusi Yayasan Damandiri dalam membantu masyarakat kecil di desa-desa.
Sekaligus wujud nyata kontribusi yayasan sebagaimana cita-cita HM Soeharto untuk membantu pemerintah mempercepat pengentasan kemiskinan.