JICA Turut Bantu Normalisasi Sungai di Padang

PADANG — Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V bersama Japan Internasional Cooperation Agency (JICA), berencana melakukan normalisasi sungai, mulai dari Sungai Batang Arau, Batang Kuranji, Batang Aie Dingin sampai dengan Muaro Batang Anai.

Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V, Maryadi Utama, mengatakan pihak JICA telah merencanakan membantu pelaksanaan normalisasi bagi tiga sungai besar di Kota Padang, yang merupakan kelanjutan normalisasi Batang Anai, kemudian Batang Kandis dan Batang Kasang.

“Tim JICA kali ini tengah turun memastikan lokasi yang akan dibawa untuk proses selanjutnya,” ungkapnya, di Padang, Rabu (2/8/2017).

Ia menyebutkan, untuk normalisasi ketiga sungai tersebut diperkirakan lebih kurang sekitar Rp650 miliar. Perinciannya, untuk Sungai Batang Kandis dan Batang Kasang sekitar Rp250 miliar serta Batang Anai sekitar Rp300 miliar lebih.

“Mudah-mudahan upaya ini bisa masuk dalam usulan dan bisa direalisasikan dalam persetujuan penandatanganan kontrak pada sekitar bulan November-Desember 2017, ini. Bila itu terwujud, melalui dukungan JICA rekonstruksi normalisasi untuk tiga sungai ini akan bisa dilakukan di 2019 mendatang,” ungkapnya.

Wakil Walikota Padang, Emzalmi, yang turut turun ke lokasi mengatakan, normalisasi tiga sungai tersebut sangat penting dilakukan sebagai bagian upaya penanggulangan banjir di Kota Padang, mengingat genangan air dan banjir cukup sering terjadi di Kota Padang, bila hujan turun dengan intensitas tinggi, dan buruknya normalisasi dan drainase.

“Dengan adanya pembangunan itu, tentunya harap Pemko Padang bisa mengatasi banjir khususnya bagi kawasan yang dilalui beberapa daerah aliran sungai (DAS),” ujarnya.

Untuk memastikan melakukan pembangunan tersebut, Tim JICA Urban Flood Control In Selected Cities (UFCSI) turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan, guna memastikan kondisi sungai yang akan dinormalisasi tersebut.

Selama ini, permasalahan genangan air dan banjir di Kota Padang terus diupayakan teratasi secara bertahap, melalui program penanggulangan banjir.

Upaya normalisasi beberapa sungai besar juga menjadi upaya prioritas yang telah mulai dilakukan sejak tahun 1990-an. Namun, hingga saat ini pengerjaannya masih belum tuntas, sehingga perlu kembali dilakukan normalisasi untuk tiga sungai, sebagai kelanjutan normalisasi Sungai Batang Anai, Batang Kandis hingga Batang Kasang.

Lihat juga...