Perbankan di NTB Diharapkan dari Awal Mendukung UMKM
MATARAM — Dalam upaya mendukung dan mendorong pengembangan masyarakat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), lembaga perbankan diharap tidak hanya siap menyokong saat UMKM sudah mapan dengan menunggu di ujung, tapi juga harus mengambil peran dari awal.
“Dalam mengambil bagian memajukan UMKM, perbankan diharapkan tidak saja hanya menunggu d iujung, di mana setelah jadi baru kemudian UMKM bisa melakukan akses pinjaman keuangan ke perbankan,” kata Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Nusa Tenggara Barat (NTB), Priyono di Mataram, Kamis (10/8/2017).
Perbankan tidak saja berperan melalui pinjaman dengan bunga ringan dari awal, tetapi juga perbankan berperan membantu pengembangan SDM UMKM dan membuat laporan keuangan yang benar
Setiap upaya pengembangan UMKM BI, pasti melibatkan pihak perbankan yang ada, makanya dalam nota kesepahaman (MoU), ada BI, Perbankan, Pemda ada lembaga terkait seperti BPTP dan kampus.
“Sekarang ini kami terus berupaya mendorong perbankan memberikan berbagai macam kemudahan dan fasilitas. Contoh sekarang era digital, orang kalau mau belanja, masa mau bawa uang terus, bawang uang sekian, sangat berpengaruh dengan keamanan. Perbankan diharapkan bisa membantu UMKM mulai memberlakukan transaksi dengan cara non tunai.”
Priyono mengatakan, program untuk UMKM yang paling nyata diberikan BI bersama lembaga perbankan sekarang ini adalah pengembangan ternak sapi, bawang putih, mengembalikan kejayaan bawang putih di Sembalun, Lombok Timur, pengembangan cabai, tenun dan madu.