Ban Bekas Pembawa Rezeki

PONOROGO — Ban bekas mobil yang sudah tidak terpakai, dimanfaatkan betul oleh Warga Keniten, Ponorogo. Di tangan pria usia 40 tahun ini ban bekas itu disulap menjadi kursi cantik dan layak dijual. Usaha yang dijalaninya sejak 1982 lalu ini berkembang terus hingga sekarang.

Bahkan kursi buatannya dikirim hingga luar kota Ponorogo seperti Tasikmalaya dan Jakarta. Untuk satu set yang terdiri dari empat kursi dan satu meja dibanderol dengan harga Rp1,6 – 3 juta tergantung pesanan pembeli dan bahan yang digunakan.

“Saya dapat bahan baku dari bengkel-bengkel mobil di Ponorogo,” jelasnya kepada Cendana News, Selasa (29/8/2017).

Untuk membuat satu set kursi lengkap dengan meja, Eko hanya membutuhkan waktu tiga hari saja. Keunggulan produk hasil buatan Eko terletak pada keleluasaan pelanggan bisa memilih motif dan warna untuk kursi yang dipesannya.

“Satu set kursi butuh enam ban bekas mobil,” terangnya.

Dalam sebulan, Eko mampu menjual 5-10 set kursi. Menurutnya, pesanan kuris paling laris saat menjelang lebaran dan tahun baru. Sedangkan pesanan bak sampah paling ramai saat Agustus-an.

“Bak sampah pun warna dan bentuk motifnya disesuaikan dengan keinginan pelanggan,” cakapnya.

Selain membuat kursi, Eko juga berkreasi menggunakan ban bekas mobil menjadi bak sampah. Untuk harga bak sampah tergantung ukuran, kecil dihargai Rp40 ribu dan besar dihargai Rp50 ribu.

“Usaha ini menuntut kreativitas tinggi, saya hanya menggunakan pisau dan staples untuk membuat kursi,” tukasnya.

Eko mengaku awalnya usaha ini digeluti sang ayah, namun seiring berjalannya waktu ia memutuskan meneruskan usaha ini. Ia pun berinovasi dengan membuat kursi ban bekas “kekinian” yang diberi nama kursi santri atau biasa disebut kursan.

“Dinamakan seperti itu karena yang membantu buat kursi, anak-anak santri,” terangnya.

Ada sekitar 80-an anak santri yang ikut membantu proses pembuatan kursi. Ada hal yang lucu, kadang karena kurang koordinasi kain yang digunakan sebagai penutup ban bekas salah ukuran.

“Kain yang digunakan jenis beludru dan oscar,” pungkasnya.

Kursan kursi kreasi baru Eko/Foto: Charolin Pebrianti.
Kreasi Eko lainnya/Foto: Charolin Pebrianti.
Lihat juga...