KONI Sultra Imbau Loyalitas Pengurus Dievaluasi

KENDARI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara (Sultra) diimbau untuk mengevaluasi kinerja pengurus yang jumlahnya mencapai 68 orang.

Ketua Umum KONI Sultra, Lukman Abunawas, mengatakan evaluasi pengurus penting untuk mengoptimalkan kinerja organisasi. “Sejak awal para pengurus direkrut dalam kepengurusan KONI Sultra periode 2015-2019 sudah diberi pemahaman, bahwa organisasi olahraga adalah pengabdian semata,” kata Lukman, di Kendari, Selasa (11/7/2017).

Artinya, bergabung dalam kepengurusan olahraga, seperti KONI hanya mengekspresikan kecintaan pada dunia olahraga, sehingga harus siap mengorbankan waktu, gagasan, bahkan materi. Ia mengakui, imbauan evaluasi pengurus KONI Sultra didasarkan pada fakta adanya oknum pengurus yang tidak aktif tanpa ada informasi dari yang bersangkutan.

“Benar ada pengurus yang tidak aktif, karena pindah kerja di luar Kota Kendari, juga kesibukan yang tidak sempat hadir setiap pertemuan di sekretariat KONI,” katanya.

Ia mengimbau, pengurus yang aktif agar memaksimal diri sehingga program kerja organisasi berjalan sesuai yang disepakati pada rapat kerja tahunan.

Pengurus KONI Sultra, Achmad Wahab, mengatakan evaluasi pengurus mendesak dilakukan karena ada pengurus tidak pernah sekalipun menunjukkan dedikasi kepada organisasi. “Apa pengurus yang menampakkan diri di Sekretariat KONI hanya saat penerimaan isentif. Kalau demikian semua orang Sultra bisa menjadi pengurus KONI,” kata Achmad.

Karena itu, tidak ada pilihan lain, kecuali sesegera mungkin dilakukan evaluasi untuk memastikan siapa pengurus yang masih pantas mendedikasikan diri atau tidak pantas. (Ant)

Lihat juga...