51 Tahun Kemenko Perekonomian, Darmin Nasution Berharap Ekonomi Indonesia Membaik
JAKARTA – Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Republik Indonesia bersama seluruh staf dan karyawan hari ini, Minggu (23/7/2017) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenkoperekonomian) yang ke 51 Tahun.
Peringatan HUT ke 51 tersebut dipusatkan di halaman Gedung Ali Wardana, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Acara tersebut dimeriahkan dengan acara jalan sehat dan juga kegiatan bakti sosial lainnya, diantaranya berupa pelepasan 51 burung merpati dan juga mengadakan acara khitanan massal yang diikuti sekitar 43 anak laki-laki.
Menkoperekonomian Darmin Nasution dalam pidato sambutannya mengatakan, tantangan kedepan tentu akan tidak mudah alias justru semakin sulit. Banyak orang bilang mengaku tidak puas dengan perkembangan pertumbuhan perekonomian Indonesia yang dinilai kurang menggembirakan.
“Padahal sebenarnya kita maunya perekonomian Indonesia pengennya bisa tumbuh tumbuh di atas 5 persen,” jelasnya di Gedung Ali Wardana, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (23/7/2017).
Menurut Darmin Nasution pada kenyataannya di negara-negara ASEAN kebanyakan rata-rata pertumbuhan perekonomiannya masih di bawah 5 persen, jadi sebenarnya pertumbuhan ekonominya masih di bawah Indonesia. Namun Darmin Nasution bertekad ke depan perekonomian Indonesia harus tumbuh lebih baik daripada pertumbuhan yang terjadi saat ini.
Menkoperekonomian Darmin Nasution juga berpesan kepada seluruh staf dan karyawan untuk terus tekun bekerja dengan baik atau dengan kata lain kondisi perekonomian hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Kalau tidak maka akan jadi orang yang merugi. Sehingga ke depan kualitas dan kuantitas kinerja harus terus diperbaiki untuk mengejar target pertumbuhan perekonomian negara-negara maju lainnya.
Selepas acara ditanya mengenai isu reshuffle sejumlah pejabat setingkat menteri atau pejabat tinggi negara, khususnya yang menduduki pos-pos kementrian strategis yang tergabung dalam Kabinet Kerja, Darmin Nasution mengaku sama sekali belum mengetahui terkait rencana seputar isu reshuffle kabinet tersebut.
Padahal sebelumnya sempat beredar kabar kalau posisi Darmin Nasution sebagai Menkoperekonomian kemungkinan bakal digantikan oleh Sri Mulyani Indrawati. Hingga saat ini Sri Mulyani Indrawati diketahui masih menjabat sebagai Menteri Keuangan (Menkeu). Namun hingga detik ini belum terbukti apakah Presiden Joko Widodo benar-benar ingin melakukan perombakan kabinet.
Darmin Nasution menjelaskan bahwa sebenarnya dirinya enggan berbicara banyak atau memikirkan hal tersebut. Darmin Nasution juga tidak mempermasalahkan karena itu juga merupakan pendapat masing-masing orang, ya mungkin bisa saja benar dan juga mungkin bisa salah.
Menkoperekonomian Darmin Nasution mengaku telah menyerahkan sepenuhnya masalah Reshuffle kabinet tersebut kepada Presiden Joko Widodo, karena pergantian kabinet tersebut memang merupakan hak prerogatif Presiden atau Kepala Negara. Darmin Nasution sebenarnya memang pernah mendengar kabar seputar Resuffle kabinet, namun belakangan ini isu perombakan kabinet tersebut perlahan mereda.
“Saya tidak mau mengomentari seputar isu reshufle kabinet, itu bukan urusan saya, yang penting saya tetap berusaha bekerja secara profesional seperti biasa, ya mungkin bisa saja saat ini Presiden sedang melakukan semacam evaluasi terkait dengan kinerja seluruh Kementrian atau lembaga tinggi negara lainnya. Namun sebelumnya saya sempat menanyakan hal tersebut kepada Wakil Presiden, beliau bilang kepada saya bahwa hal tersebut merupakan kewenangan Presiden sepenuhnya,” kata Menkoperekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Minggu (23/7/2017).