Tak Dapat Tiket Ratusan Penumpang Terpaksa Pulang Kampung

SABTU, 17 JUNI 2017

MAUMERE – Ratusan penumpang KM.Bukit Siguntang tujuan Makasar-Pare-Pare-Tarakan asal kabupaten Ende dan Flores Timur terpaksa pulang ke daerahnya karena tidak mendapat tiket setelah menunggu hingga kapal tersebut berangkat Sabtu (17/6/2017). 

Para penumpang yang tidak mendapat tiket KM Siguntang.

Saat ditemui Cendana News di Pelabuhan Laurens Say Maumere Sabtu (17/6/2017) sore Vincent salah seorang calon penumpang asal Adonara Kabupaten Flores Timur mengatakan sejak kemarin malam tiba di Maumere dan paginya mereka tidur ke kantor Pelni dikatakan bahwa tiket sudah habis sejak Jumat (16/6/2017) pagi.

“Tadi kami menunggu di ruang tunggu tetapi petugas Pelni dan TNI AL dari Lanal Maumere menyuruh kami keluar karena tidak memiliki tiket sehingga kami menunggu di luar pagar pintu masuk pelabuhan,” ujarnya.

Namun setelah ditunggu hingga kapal tiba dan berangkat lanjut Vincent dirinya bersama 3 orang saudaranya yang hendak ke Tarakan belum juga mendapat kepastian mendapatkan tiket.

“Kemungkinan kami akan kembali ke kampung dulu baru nanti membeli tiket kapal Lambelu yang katanya akan tiba tanggal 27 Juni nanti dengan tujuan sama,” ungkapnya.

Sementara itu Sentus Pase asal Ende yang ditemui Cendana News mengatakan akan kembali ke Ende dahulu dan nanti akan menunggu kapal KM.Siguntang dan Lambelu dua minggu lagi.

“Tadi memang sempat ada orang yang menanyakan kami apa sudah mendapatkan tiket. Kami katakan belum. Dia bilang kalau mau dengan harga dua kali lipat dirinya bisa usahakan tapi kami tidak mau dan dia juga tidak tawarkan lagi,” tuturnya.

Vincet salah seorang calon penumpang kapal KM.Siguntang yang tidak mendapatkan tiket.

Sentus mengaku hendak ke Kalimantan untuk bekerja di perusahaan kelapa sawit bersama saudaranya sebab sebelumnya juga mereka pernah bekerja di Kalimantan namun kembali ke kampung halaman Desember 2016.

“Sebenarnya kami juga tidak buru-buru ke Kalimantan. Kami pikir biasanya saat menjelang lebaran ada penambahan kapal namun ternyata tidak ada jadi, ya terpaksa tunggu dua minggu lagi,” pungkasnya.

Ratusan penumpang yang sudah mendapatkan tiket terlihat berebutan menaiki kapal ketika pintu keluar ruang tunggu menuju areal pelabuhan dibuka.  Para penumpang berdesak-desakan sambil membawa kardus dan tas-tas besar.

Para penumpang kapal KM.Siguntang berebutan menaiki kapal di pelabuhan Laurens Say Maumere.

Jurnalis: Ebed de Rosary/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Ebed de Rosary

Source: CendanaNews

Lihat juga...