JUMAT, 16 JUNI 2017
YOGYAKARTA — Menyambut masa libur Lebaran tahun ini, Dinas Pariwisata DIY, menyiapkan sejumlah posko layanan informasi wisata atau Tourist Information Center di sejumlah titik strategis bagi para wisatawan. Posko ini didirikan sebagai bentuk pelayanan bagi para wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta dalam memperoleh informasi terkait lokasi wisata maupun agenda even selama masa libur Lebaran.
![]() |
| Pejalan kaki melintas di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta yang masih dalam proses renovasi. |
Kepala Seksi Promosi Dinas Pariwisata DIY, Putu Kertiyasa, menyebut ada 4 lokasi yang menjadi tempat pendirian posko pelayanan informasi pariwisata tersebut. Yakni Bandara Adisucipto, Stasiun Tugu, Malioboro, dan Kantor Dinas Pariwisata DIY. Keempat titik tersebut dipilih karena dinilai sangat strategis sebagai titik kumpul kedatangan para wisatawan ke DIY.
“Posko layanan informasi wisata ini akan mulai dibuka pada H-3 atau 23 Juni hingga H+7 atau 2 Juli mendatang. Yakni mulai pukul 08.00-20.00 WIB. Saat itu diperkirakan akan terjadi lonjakan jumlah kunjungan wisatawan ke DIY, tepat saat masa libur Lebaran,” katanya, Jumat (16/6/2017).
![]() |
| Sejumlah tempat di Yogya direnovasi mengejar masa libur Lebaran. |
Sebagai upaya menarik minat wisatawan, pihak Dinas Pariwisata DIY sendiri telah mengagendakan sejumlah even atau kegiatan di sejumlah titik lokasi wisata yang tersebar di 5 kabupaten/kota se-DIY. Mulai dari pentas musik, pertunjukan seni budaya, hingga berbagai atraksi hiburan dan kegiatan lain.
“Di wilayah Kota Yogyakarta kawasan yang diperkirakan mendapat kunjungan tertinggi adalah Malioboro, Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg, Kraton, Taman Pintar, Taman Sari dan Gembira Loka Zoo. Sehingga di tempat inilah kita gelar sejumlah hiburan seperti atraksi kesenian, gamelan cokekan, hingga Pasar Kangen Jogja di Monumen SO 1 Maret,” katanya.
Di wilayah Kabupaten Bantul, sejumlah atraksi hiburan akan digelar di sejumlah obyek wisata Pantai Baru, Pantai Goa Cemara, hingga Goa Selarong. Sementara di Kabupaten Sleman, hiburan dipusatkan di kawasan wisata Kaliurang berupa pentas seni religius, kesenian jathilan, orkes melayu hingga campursari.
![]() |
| Putu Kertiyasa |
“Di Kabupaten Gunungkidul atraksi hiburan musik campursari maupun kesenian jathilan akan digelar di sejumlah lokasi wisata seperti Pantai Sundak, Pantai Watulumbung, Air Terjun Sri Gethuk, Pantai Ngobaran, Goa Kalisuci, Pantai Krakal dan Gunung Purba Nglanggeran. Sedang di Kulonprogo kesenian tradisional akan digelar di Pantai Depok,” bebernya.
Tak hanya di sejumlah obyek wisata, pertunjukan kesenian juga rutin digelar di kompleks area wisata Candi Prambanan dan Ratu Boko. Mulai dari sendratari Ramayana, pentas jathilan, cokekan, musik keroncong, campursari, hingga atraksi jemparingan dan pameran kepurbakalaan.
“Untuk atraksi kesenian dan hiburan di kawasan Malioboro, akan kita gelar di sisi sebelah utara. Karena Jalan Malioboro sisi selatan khususnya kawasan titik nol kilometer sampai saat ini masih dalam proses renovasi dan belum selesai hingga libur Lebaran usai. Namun saya kira kondisi itu tidak akan mempengaruhi wisatawan,” katanya. {Jatmika H Kusmargana/Satmoko/Foto: Jatmika H Kusmargana}
Source: CendanaNews


