Pintu Keluar Masuk Pelabuhan Bakauheni, Diperketat

RABU, 14 JUNI 2017

LAMPUNG — Belasan hari menjelang lebaran, Kepolisian Resor Lampung Selatan terus melakukan berbagai persiapan. Di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Pos Terpadu yang dibangun oleh Polres Lampung Selatan terus dikerjakan, tepat di samping bangunan loket penjualan tiket calon penumpang pejalan kaki dan pembuatan puluhan pos yang ada di wilayah setempat.

Loket penjualan tiket pejalan kaki di Pelabuhan Bakauheni Lampung

Menurut Kapolres Lampung Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Adi Ferdian Saputra S.IK, pengamanan di Pelabuhan Bakauheni menjadi salah satu perhatian penting, karena menjadi pintu masuk dan keluar dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa, dan sebaliknya saat arus mudik.

Pada wilayah Pelabuhan Bakauheni yang menjadi bagian dari wilayah Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Adi menyebut, selain akan didirikan pos pantau pintu masuk dan pintu keluar pelabuhan oleh KSKP Bakauheni, juga akan disediakan pos terpadu Pelabuhan Bakauheni. Semua pos tersebut akan secara resmi dioperasikan bertepatan dengan pelaksanaan Operasi dengan sandi Ramadan dan Hari Raya (Ramadniya) Krakatau 2017, pada Senin (19/6/2017), mendatang. Selain pos terpadu, Polres Lampung Selatan juga akan mendirikan beberapa pos, di antaranya pos pelayanan, pos pengamanan dan pos pantau.

“Fokus pengamanan kita bagi pemudik untuk memberikan kenyamanan, terutama pemudik yang akan menuju ke Pulau Jawa dan sebaliknya ke Pulau Sumatera menggunakan moda transportasi kapal laut, pesawat udara dan kendaraan lain,” terang Adi, Rabu (14/6/2017).

Adi menambahkan, peningkatan sistem pengamanan di Pelabuhan Bakauheni berkoordinasi dengan pihak PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Bakauheni. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian pengamanan di Pelabuhan Bakauheni, di antaranya pintu masuk Pelabuhan Bakauheni, terminal kedatangan antarmoda Pelabuhan Bakauheni, loby kedatangan, pintu keluar Pelabuhan Bakauheni.

Sesuai instruksi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, saat mengunjungi Pelabuhan Merak, Adi menyebut akan meminimialisir tindakan kriminalitas berupa pencopetan serta kejahatan jalanan.

Sebagai upaya memberikan kenyamanan dan keamanan masyarakat pemudik, sebanyak 13 pos akan disiagakan di sejumlah titik selama operasi Ramadniya Krakatau 2017. Pos tersebut akan disiagakan selama arus mudik dan arus lebaran terdiri dari sebanyak 1 pos terpadu, 1 pos pelayanan, 5 pos pengamanan dan 6 pos pantau di sejumlah titik perlintasan.

Beberapa pos yang disiagakan tersebut, di antaranya dari Pelabuhan Bakauheni hingga perbatasan wilayah Kabupaten Lampung Selatan dengan wilayah kota Bandarlampung, dan perbatasan Lampung Selatan dengan wilayah Kabupaten Lampung Timur.

Mulai dari Pelabuhan Bakauheni, pos yang disiapkan selama operasi Ramadniya Krakatau 2017, di antaranya pos pelayanan terpadu Pelabuhan Bakauheni, pos pelayanan Bandara Raden Intan II yang dibackup oleh Polsek Natar, pos pengamanan Desa Hatta oleh Polsek Penengahan, pos pengamanan Merak Belantung oleh Polsek Kalianda, pos pengamanan tempat wisata Pasir putih oleh Polsek Tanjungan, pos pengamanan Tanjung Bintang oleh Polsek Tanjungan, pos pengamanan pasar Natar oleh Polsek Natar, pos pantau pintu keluar Pelabuhan Bakauheni oleh KSKP Bakauheni, pos pantau SPBU Gunung Pancong oleh Polsek Penengahan, pos pantau Simang Palas oleh Polsek Penengahan dan Polsek Palas, pos pantau Simpang Kotadalam oleh Polsek Sidomulyo dan pos pantau Jati Agung oleh Polsek Jati Agung.

AKBP Adi Ferdian Saputra,S.IK 

Selama pelaksanaan operasi Ramadinya Krakatau 2017, khusus untuk wilayah Polres Lampung Selatan, Polres Lampung Selatan menyiagakan ratusan personel polisi ditambah bantuan dari Kodim 0421/Lampung Selatan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP serta instansi terkait termasuk Sentra komunikasi (Senkom) dan Pramuka.

Beberapa obyek vital yang berpotensi mengalami peningkatan konsentrasi masyarakat, seperti terminal kedatangan pelabuhan Bakauheni, Bandara Raden Inten II serta sejumlah tempat wisata juga akan menjadi perhatian. Selain dijaga personel polisi kesatuan Sabhara, juga akan mengerahkan anjing pelacak yang masuk dalam polisi satwa (K-9) di Pelabuhan Bakauheni dan Bandara Raden Intan II. Pengamanan pelabuhan Bakauheni akan terus diperketat karena menjadi pintu masuk dan keluar dari Pulau Jawa ke Sumatera dan sebaliknya. (Henk Widi/ Koko Triarko/ Foto: Henk Widi)
Source: CendanaNews

Lihat juga...