JUMAT, 16 JUNI 2017
MAUMERE – Pimpinan sidang rapat paripurna III masa sidang III tahun 2017, tentang pandangan umum fraksi-fraksi terkait KUA PPAS, menolak permintaan Ketua Fraksi PDIP, Darius Evensius dan Fraksi Partai Golkar, Gregorius Nago Bapa.
![]() |
| Sidang paripurna DPRD Sikka membahas jawaban Pemerintah. |
Dalam interupsi sebelum sidang paripurna dimulai, Darius meminta agar sebelum sidang dimulai, demi menjaga martabat DPRD Sikka dan mimbar yang terhormat, pihaknya meminta Fraksi Partai Nasdem memberikan klarifikasi terkait kata-kata tidak etis yang disampaikan dua hari lalu, saat menyampaikan pandangan Fraksi Nasdem. “Ini penting, supaya kita boleh mendapat kepercayaan dan keyakinan, bahwa lembaga yang terhormat ini bisa dijaga nama baik dan kredibiltasnya ke depan,” ujar Darius.
Pernyataan yang disampaikan dalam sidang paripurna oleh Siflan Angi, selaku Ketua Fraksi Nasdem, saat membaca pemandangan fraksinya tersebut dikatakan Darius, rasanya tidak etis disampaikan di mimbar yang terhormat, lembaga DPRD II Sikka.
Hal senada disampaikan Gregorius Nago Bapa, selaku Ketua Fraksi Partai Golkar yang mengatakan, meski tidak menghadiri rapat tetapi Fraksi Golkar mengikuti perkembangan dinamika yang terjadi di media, sehingga berpendapat apa yang disampaikan Fraksi Nasdem merupakan sah dan wajar dan merupakan sikap fraksinya yang disampaikan dalam rapat paripurna resmi.
Karena itu, dalam penyampaian pandangan Fraksi Nasdem, ia juga merasa ada beberapa hal yang disampaikan sebetulnya tidak sepantasnya disampaikan di ruangan sidang dewan yang terhormat ini. “Fraksi Golkar meminta agar hal ini diklarifikasi, karena ini merupakan pendapat Fraksi Nasdem dan secara umum sudah menjadi bahan pembicaraan DPRD, sehingga fraksi Golkar dan lainnya masuk di dalamnya. Bila merupakan pendapat fraksi Nasdem, kami mengharapkan sepantasnya disampaikan sàat rapat paripurna, sehingga harus diperjelas dulu persoalan ini. Badan kehormatan harus bekerja dulu baru kita melanjutkan sidang-sidang, karena ini sudah menyangkut nama baik lembaga DPRD Sikka,” katanya.
![]() |
| Darius Evensius (kanan) Gregorius Nago Bapa (kiri) saat sidang. |
Donatus David, selaku pimpinan sidang menyebut, dirinya perlu menyampaikan bahwa hari Rabu (13/6/2017) dalam sidang paripurna DPRD Sikka, telah terjadi dinamika, namun di DPRD Sikka juga ada satu lembaga yang namanya Badan Kehormatan, sehingga sebaiknya diserahkan dahulu kepada lembaga ini untuk menyelesaikan persoalan. “Kalau memang pada akhirnya tuntutan ini akan dibuka pada forum tertentu untuk dibahas, maka tidak mengurangi apa yang disampaikan kita minta Wakil Bupati menyampaikan jawaban pemerintah,” ungkapnya.
Ditambahkan David, semua fraksi sudah memahami mekanisme yang ada di DPRD Sikka, sehingga nanti setelah sidang, permasalahan yang terjadi akan dibahas di Badan Musyawarah dan hasil kesimpulannya akan disampaikan saat rapat sebagai sikap lembaga terkait apa yang terjadi saat sidang paripurna sebelumnya. (Ebed De Rosary/ Koko Triarko/ Foto: Ebed De Rosary)
Source: CendanaNews

