Empat Penumpang Pejalan Kaki Pingsan di Pelabuhan Bakauheni

LAMPUNG — Empat penumpang pejalan kaki pingsan dan harus mendapat pertolongan dari petugas Search and Rescue (SAR) Lampung dan relawan Palang Merah Remaja (PMR) dengan menggunakan tandu dan dilarikan ke posko mudik dan balik Idul Fitri 1438 Hijriyah kantor kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang wilayah kerja Bakauheni.

Berdasarkan perhitungan PT ASDP Bakauheni,  satu orang merupakan penumpang dari kapal asal Pelabuhan Merak tujuan Pelabuhan Bakauheni dan tiga penumpang asal Pulau Sumatera tujuan Pulau Jawa.

Kurniah (20) warga Pasir Sirih Anyer Provinsi Banten yang turun dari kapal di dermaga II Pelabuhan Bakauheni terpaksa ditandu menuju ke posko kesehatan akibat pingsan dan dari hasil pemeriksaan awal diduga kelelahan dan belum sarapan sebelum berangkat ke Lampung.

Selain Kurniah tiga pemudik arus balik yang pingsan yakni Sugiani (34) warga Kabupaten Pesawaran, Katarina (23) warga Kabupaten Lampung Tengah dan Ayu (20) warga Kabupaten Lampung Tengah yang merupakan karyawan pabrik garmen di Tangerang.

“Setiap titik di gangway memang sudah disiapkan petugas dari kantor SAR Lampung, Palang Merah Remaja dari Kalianda dan Bakauheni serta dari petugas kepolisian untuk mengantisipasi penumpang pejalan kaki mengalami kelelahan,” terang Andi salah satu petugas dari Palang Merah Remaja SMK Bakauheni yang disiagakan selama arus mudik dan arus balik lebaran saat ditemui Cendana News, Kamis sore (29/6/2017)

Terkait banyaknya penumpang yang mengalami gangguan kesehatan khususnya dalam arus mudik dan arus balik, dr. Rahmi, dokter jaga kantor kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang menyebutkan, faktor lamanya mengantri dari proses pembelian tiket hingga bisa naik ke kapal menjadi faktor pemudik kelelahan.

“Sebagian mengaku mudik dalam kondisi kesehatan tidak fit sementara sebagian akibat tidak makan sebelum bepergian dan faktor kepanasan saat berada di gangway ditambah berdesak desakan dengan pemudik lain,” terang dokter Rahmi.

Sebagian pemudik penumpang pejalan kaki yang pingsan sesuai dengan penanganan awal mendapat pemeriksaan awal, diberi obat untuk memulihkan kondisi kesehatan dan segera diperbolehkan melanjutkan perjalanan setelah kondisinya membaik. Berdasarkan data posko mudik terang dokter Rahmi hingga Kamis siang (29/6) 167 pasien yang telah berobat di posko kesehatan sementara sepanjang hari ini ada 12 pasien yang dirawat, empat di antaranya pingsan akibat kelelahan.

Lihat juga...